Kamis, 29/1/26 | 19:56 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Wali Kota Padang Meletakan Batu Pertama Huntap Bagi Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 29/1/26 | 18:02 WIB
Wali Kota Padang  Fadly Amran, meletakkan batu pertama pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi penyintas banjir bandang di Kawasan Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026).(Foto:Ist)
Wali Kota Padang Fadly Amran, meletakkan batu pertama pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi penyintas banjir bandang di Kawasan Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026).(Foto:Ist)

PADANG, Scientia—- – Wali Kota Padang Fadly Amran, meletakkan batu pertama pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi penyintas banjir bandang di Kawasan Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026).

Pembangunan sebanyak 10 unit Huntap di atas lahan seluas 1.800 meter persegi ini merupakan peningkatan dari Hunian Sementara Sehat dan Layak (HUNSELA) yang sebelumnya ditempati warga Kaum Suku Tanjuang, penyintas banjir bandang di kawasan Pangka Jembatan Batu Busuk, RT 03 RW 04.

Turut hadir di kesempatan ini, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat (Sumbar) Buchari Bachter, Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria, serta Ketua IJTI Pengda Sumbar Defri Mulyadi, dan pihak terkait lainnya.

Fadly Amran menegaskan, percepatan penyediaan hunian layak bagi warga terdampak bencana menjadi prioritas utama Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

BACAJUGA

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Kamis, 29/1/26 | 15:23 WIB
Air Cucian Beras untuk Perawatan Wajah, Benarkah Bermanfaat?

Air Cucian Beras untuk Perawatan Wajah, Benarkah Bermanfaat?

Kamis, 29/1/26 | 14:05 WIB

Upaya pemulihan pascabencana menurutnya, tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kami mengapresiasi kolaborasi semua pihak, mulai dari Kadin, para donatur, hingga ninik mamak Suku Tanjuang yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Huntap ini. Kolaborasi seperti inilah yang sangat dibutuhkan dalam percepatan pemulihan pascabencana,” ujar Fadly Amran.

Fadly juga mengungkapkan, Pemko Padang tengah menyiapkan pembangunan sekitar 500 unit Huntap yang tersebar di tiga lokasi, yakni Balai Gadang, Simpang Haru, dan Lambung Bukit.

Usulan pembangunan Huntap tersebut, telah diusulkan kepada pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, pembangunan Huntap ini juga mendapat dukungan dari Yayasan Buddha Tzu Chi serta sejumlah donatur lainnya. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, kami tentu berharap seluruh warga terdampak bencana dapat tertangani secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Sumbar Buchari Bachter, menyampaikan pembangunan Huntap di Kampung Talang merupakan bentuk perhatian langsung Kadin terhadap daerah-daerah terdampak bencana di Indonesia.

Ia menjelaskan, proyek ini mengusung konsep kolaborasi yang melibatkan Kadin, PT Semen Padang, dan Universitas Andalas, sekaligus mendorong keterlibatan pengusaha lokal agar perputaran ekonomi tetap berjalan di kawasan terdampak bencana.

“Pembangunan Huntap ini menggunakan, teknologi Sepa Block produksi PT Semen Padang yang memungkinkan proses konstruksi berlangsung cepat dengan target penyelesaian sekitar 30 hari. Ini merupakan proyek percontohan pertama di Sumatera,” jelas Buchari.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, menyatakan pihaknya memberikan dukungan penuh dalam pembangunan Huntap melalui penyediaan semen serta produk inovatif Sepa Block yang dirancang ramah gempa dan sangat tepat diterapkan di wilayah rawan bencana.(Ade)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Berita Terkait

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Kamis, 29/1/26 | 15:23 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Universitas Andalas yang tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak mulai mengawali kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Pauh,...

Air Cucian Beras untuk Perawatan Wajah, Benarkah Bermanfaat?

Air Cucian Beras untuk Perawatan Wajah, Benarkah Bermanfaat?

Kamis, 29/1/26 | 14:05 WIB

Jakarta, Scientia.id - Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh tren perawatan wajah menggunakan air cucian beras. Cairan putih keruh yang...

Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemkab Solok Koordinasi dengan BPBD Sumbar

Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemkab Solok Koordinasi dengan BPBD Sumbar

Kamis, 29/1/26 | 07:41 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Memasuki fase pemulihan pascabencana hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Solok memfokuskan langkah pada penguatan aspek teknis dan administrasi...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang berupaya keras, memulihkan infrastruktur pengairan pascabencana hidrometeorologi dengan memprioritaskan normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, serta penanganan krisis air bersih di sejumlah wilayah terdampak.

Pemko Padang Komitmen Pulihkan Infrastruktur Pengairan Pascabencana

Rabu, 28/1/26 | 18:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang berupaya keras, memulihkan infrastruktur pengairan pascabencana hidrometeorologi dengan memprioritaskan normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, serta penanganan...

Menteri PU Minta Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam Saat Lebaran

Menteri PU Minta Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam Saat Lebaran

Rabu, 28/1/26 | 18:23 WIB

Tanah Datar, Scientia - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan pengerjaan ruas jalan nasional Lembah Anai, Kabupaten Tanah...

Pembangunan Jembatan Permanen dan Sabo Dam di Malalak Telan Anggaran Rp667 Miliar

Pembangunan Jembatan Permanen dan Sabo Dam di Malalak Telan Anggaran Rp667 Miliar

Rabu, 28/1/26 | 18:16 WIB

Agam, Scientia - Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, meninjau langsung ruas jalan Malalak–Bukittinggi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat,...

POPULER

  • Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konservasi Penyu Pariaman Terbengkalai, Kolam Kotor hingga Fasilitas Rusak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT TKA Ditarget Realisasikan Plasma 20 Persen dalam Sepekan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huruf E dalam bahasa Indonesia: Antara Ada dan Tiada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024