Selasa, 03/3/26 | 10:08 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Hepatitis B Masih Mengancam di Indonesia: 6,7 Juta Orang Diduga Terinfeksi

Jumat, 25/7/25 | 06:24 WIB
Orang-orang

Orang-orang

Jakarta, Scientia.id – Hepatitis B masih jadi masalah kesehatan global yang belum tertangani dengan baik. Dunia mencatat lebih dari 254 juta orang terinfeksi hepatitis B kronik, namun baru sekitar 13 persen yang terdiagnosis, dan hanya 3 persen yang mendapat pengobatan.

Di Indonesia sendiri, sekitar 6,7 juta penduduk diperkirakan hidup dengan hepatitis B, menurut data Survei Kesehatan Indonesia 2023. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan beban penyakit tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Masih Jadi Ancaman Serius
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes RI, dr Ina Agustina Isturini, menjelaskan bahwa hepatitis merupakan peradangan hati yang bisa disebabkan oleh virus, konsumsi obat tertentu, alkohol, kondisi medis, atau perlemakan hati.

BACAJUGA

Kebanyakan Minum Air Putih Merusak Ginjal? ini Kata Pakar Kesehatan

Awas! Kurang Minum Saat Puasa Bisa Ganggu Kesehatan

Sabtu, 28/2/26 | 11:12 WIB
Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kamis, 05/2/26 | 13:59 WIB

“Hepatitis ini bisa karena banyak hal, tapi hepatitis B dan C yang disebabkan oleh virus tetap jadi sorotan utama karena dampaknya bisa jangka panjang,” ujar dr Ina dalam temu media Hari Hepatitis Sedunia, Rabu (23/7/2025).

Ancaman Kanker Hati dan Sirosis
Prof David H Muljono, Komite Ahli Hepatitis Kemenkes RI, mengingatkan bahwa hepatitis B adalah penyebab utama sirosis hati dan kanker hati jenis karsinoma hepatoseluler (HCC) di Indonesia dan negara-negara lain seperti Asia Selatan dan Afrika bagian selatan.

“Di negara kita, banyak pasien kanker hati masih usia muda. Dan seringnya, penyebabnya adalah infeksi hepatitis B yang menahun,” jelasnya.

Penularan yang Masih Sering Terjadi
Penularan hepatitis B bisa terjadi melalui:

  • Hubungan seksual tidak aman
  • Berbagi jarum suntik
  • Transfusi darah yang tidak disaring
  • Penggunaan alat medis tidak steril
  • Penularan dari ibu ke bayi saat persalinan

“Penularan dari ibu ke bayi saat lahir adalah salah satu yang paling tinggi,” tegas Prof David.

Baca Juga: Wawako Padang Minta Perangkat Daerah Sosialisasikan BPJS Kesehatan Gratis

Virus hepatitis B merupakan virus DNA, yang setelah masuk ke tubuh bayi, bisa langsung menyerang sel hati dan bahkan menyatu dengan DNA manusia. Inilah yang membuat hepatitis B bisa menjadi infeksi jangka panjang yang diam-diam merusak hati. (*)

Tags: Kesehatan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

3 Makanan Pendukung Fungsi Ginjal agar Tetap Optimal

Berita Sesudah

Sarasehan Ekonomi Sumbar 2025: Agam Targetkan Pertumbuhan Hingga 6 Persen

Berita Terkait

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

Rabu, 18/2/26 | 09:15 WIB

Foto: elly Padang, Scientia-Sebanyak 13 Program Studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (UNAND) yang telah...

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Senin, 26/1/26 | 19:56 WIB

Ilustrasi (Foto: Ist) Jakarta, Scientia.id - Sebuah temuan arkeologis penting terungkap dari kawasan Sulawesi Tenggara. Tim peneliti lintas negara melaporkan...

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

Jumat, 23/1/26 | 20:56 WIB

Padang, Scientia-Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat (PWM SUMBAR) melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) bekerja sama dengan Departemen Hubungan...

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Minggu, 21/12/25 | 08:01 WIB

Dekan, Wakil Dekan, Manajer serta tim dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand (Foto: Ist) Padang, Scientia.id - Fakultas Ilmu Budaya...

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Jumat, 19/12/25 | 07:58 WIB

Padang, Scientia— Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand), Alfitri, resmi menamatkan studi doktoralnya (S3) di...

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Rabu, 17/12/25 | 20:50 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar saat melepas mahasiswa UNP KKN Tanggap Darurat Bencana, Rabu (17/12). (SCIENTIA/Wahyu Amuk) Padang, SCIENTIA -...

Berita Sesudah
Wabup Agam

Sarasehan Ekonomi Sumbar 2025: Agam Targetkan Pertumbuhan Hingga 6 Persen

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Cepat Tanpa Ribet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024