Minggu, 26/4/26 | 20:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Akhir Hidup Nia Kurnia Sari Gadis Penjaja Gorengan, Cita-cita Lanjut ke Universitas Kandas

Selasa, 10/9/24 | 12:19 WIB

Padang Pariaman, Scientia.id – Akhir perjalanan Nia Kurnia Sari (18) warga Korong Pasa Surau, Nagari Guguk Kecamatan 2×11 Kayu Tanam berujung memilukan. Gadis penjaja gorengan itu terpaksa harus mengakiri perjuangannya untuk menggapai cita-cita melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Berjualan gorengan dengan menjajakannya berkeliling kampung, dimaksudkan untuk membantu perekonomian keluarga, sekaligus mencari biaya melanjutkan pendidikan. Ia mulai berjualan pada pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Namun, pada Jum’at (06/09/2024) merupakan hari terakhir bagi Nia melakukan aktivitas kesehariannya membantu keluarga. Ia yang berjualan tak kunjung sampai dirumahnya hingga pukul 20.00 WIB.

Karena sudah dirasa terlalu lambat kepulangannya, sontak pihak keluarga melakukan pencarian dimana keberadaannya. Akan tetapi, dalam pencarian hanya ditemukan jilbab dan sisa jualannya yang berserakan di lokasi yang tidak jauh dari rumahnya.

BACAJUGA

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.[foto : sci yrp]

Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

Senin, 13/4/26 | 22:57 WIB
Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Minggu, 12/4/26 | 14:27 WIB

Pemenuan itu, tentu saja menambah kekahawatiran keluarganya, sehingga pihak keluarga melaporkan kehilangan nia kepada pihak kepolisian. Setelah dilaporkan, pihak kepolisian bersama keluarga Nia, warga setempat melakukan pencarian hingga Sabtu pukul 02.00 WIB dini hari, namun tidak juga ditemukan.

Lalu, pencarian dilanjutkan pada Sabtu (07/09/2024( pagi hingga malam dan hasilnya tetap sama, belum ditemukan. Tibalah pencarian pada hari Minggu (08/09/0/2024) mulai dari pagi hingga petang. Sekitar pukul 15.44 WIB ditemukan gundukan daun – daun yang dicurigai menutupi sesuatu dan ternyata ada bekas galian di sana.

Setelah itu, tim gabungan bersama masyarakat memeriksa bekas galian itu, dan ternyata didapati jasad Nia terkubur didalamnya. Sedangkan kondisi jasad Nia dalam keadaan tangan dan kakinya terikat serta tidak menggunakan busana.

Lokasi penemuan mayat Nia berjarak sekitar 1,5 kilo meter dari rumahnya dan berjarak 1 KM dari tempat sisa jualannya ditemukan. Lokasinya di Korong Pasa Galombang, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam. Jasad nia kemudian di evakuasi dan dilarikan kerumah sakit Bhayangkara, Padang untuk dilakukan autopsi.

Dikutip dari berbagai media, kemudian, pada hari ini, Senin (09/09/2024), jasad Nia dibawa ke kamping halamannya untuk dimakamkan. Di lokasi pemakaman terlihat ramai masyarakat, kerabat dan keluarga mengantarkan Nia ke tempat peristirahatan terakhirnya yang diiringi dengan guyuran tangis kesedihan.

Dalam kesehariannya membatu ekonomi keluarga, disaksikan langsung oleh wali nagari setempat, Ahmad Yuni Kamil. Ia mengatakan, Nia merupakan seorang anak yang dikenal baik, ramah dan bersahaja.

“Dia anak baik. Belum pernah yerdengan ada orang yang bermasalah dengan dia,” ujar Ahmad Yuni.

Ia menyampaikan, jualan gorengan demi membantu orang tua telah dilakukan sejak ia duduk di bangku SMP. Aktivitas itu dilakukan setelah Nia pulang dari sekolahnya.

“Sejak SMP dia telah jualan membantu orang tuanya. Bahkan, pada kawasan kantor wali nagari mereka juga sering berjualan. Rutin, ibunya berjualan saat pagi hari dan Nia pada sore harinya,” sampainya.

Aktivitas jualan horengan itu, tidak malu-malu ia lakukan. Hidup anak ke 2 dari 4 bersaudara tersebut dihabiskan sebagai gadis penjaja gorengan.

“Dari 4 empat bersaudara itu, hanya Nia yang terlihat paling sering membantu Ibunya,” tuturnya.

Setiap orang yang mendengar dan menyaksikan kisah nia merasa haru dan sedih. Perjuangan yang tak banyak lagi dilakukan oleh gadis-gadis zaman sekarang yang hanya mengandalkan orang tuanya, tak menyurutkan semangat Nia.

Sebagai seorang anak yang berbakti, ia tetap melakukannya, meskipun seorang anak seusianya masih menjadi tanggungan keluarga dan mendapatkan biaya yang cukup dari orang tuanya. Namun apalah daya bagi Nia, yang harus membanting tulang untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Apalagi, dirinya baru saja menamatkan jenjang sekolah SMA dan bercita – cita untuk kuliah di perguruan tinggi.

Diketahui juga, Nia telah ditawarkan beasiswa untuk kuliah di perguruan tinggi di salah satu Universitas. Ia ditawarkan beasiswa lantaran Nia termasuk anak yang cerdas karena selalu mendapat peringkat sewaktu sekolah.

“Iya, ada tawaran beasiswa untuk Nia. Dia mendapatkan beasiswa berupa uang untuk melanjutkan perkuliahan,” ujarnya.

Namun, apa yang diharapkan dan dicita – citakan memang tidak sesuai dengan kenyataan yang harus diterima oleh Nia. Perjalanan hidupnya terpaksa harus berakhir ditangan penjahat yang kejam.

Baca Juga: Hilang Selama 3 Hari, Begini Kronologis Penemuan Jasad Gadis Remaja Penjual Gorengan di Padang Pariaman

Sekarang, semua itu hanya menjadi kenangan yang tak mungkin terulang lagi. Cerita Nia harus berakhir. Terpaksa Nia mewujudkan cita – cita dan harapannya di surga. Selamat jalan orang baik. Kisahmu akan terus dikenang. (*)

Tags: Padang Pariaman
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Baznas Dharmasraya Salurkan Beasiswa Rp448,8 Juta untuk Pelajar Cerdas

Berita Sesudah

Erman Safar Minta Pelajar Bukittinggi Siap Jadi Pemimpin Bangsa di Masa Depan

Berita Terkait

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.[foto : sci yrp]

Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

Senin, 13/4/26 | 22:57 WIB

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.Padang, Scientia - Ketua Bidang Penataan Organisasi, Eksekutif dan Legislatif DPP Partai...

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Minggu, 12/4/26 | 14:27 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim Lupak Satresnarkoba Polres Dharmasraya Polda Sumbar menggerebek aktivitas pesta narkotika jenis sabu di Kecamatan Pulau Punjung...

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Sabtu, 11/4/26 | 21:27 WIB

PESSEL — Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat turun langsung ke lapangan untuk memastikan penggunaan anggaran pendidikan tahun 2026 berjalan...

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Kamis, 09/4/26 | 21:21 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, berdiskusi dengan perwakilan penyandang disabilitas usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana...

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Kamis, 09/4/26 | 21:18 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong kepala sekolah SMK agar aktif mengakses anggaran pendidikan dari APBN untuk...

Tekanan Fiskal dan Beban Pascabencana, DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027

Tekanan Fiskal dan Beban Pascabencana, DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027

Rabu, 08/4/26 | 21:13 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat berkomitmen mengawal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di tengah tekanan keuangan...

Berita Sesudah
Erman Safar Minta Pelajar Bukittinggi Siap Jadi Pemimpin Bangsa di Masa Depan

Erman Safar Minta Pelajar Bukittinggi Siap Jadi Pemimpin Bangsa di Masa Depan

POPULER

  • Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]

    PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Unsur Intrinsik Naskah Drama “Orang-Orang di Tikungan Jalan” Karya Rendra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Konotasi dan Denotasi Kata Cabe-Cabean

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026