Jumat, 29/8/25 | 07:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Reboisasi Puncak Gunung Medan: Upaya Lestarikan Paru-paru Dharmasraya

Minggu, 04/8/24 | 15:02 WIB

Dharmasraya, Scientia.Id – Puncak Gunung Medan, salah satu ikon destinasi wisata alam di Kabupaten Dharmasraya, kembali menjadi pusat perhatian. Kali ini, bukan hanya karena keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga karena upaya serius dalam pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh berbagai pihak.

Dalam sebuah kegiatan reboisasi yang digagas oleh mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang, sebanyak empat ratus batang bibit pohon yang ditanam di kawasan puncak gunung. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan dan upaya mencegah bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Tugimin, seorang warga transmigrasi yang telah puluhan tahun tinggal di Jorong Lubuak Aur Nagari Gunung Medan, mengungkapkan bahwa keindahan puncak ini sudah terkenal sejak lama.

“Puncak ini memiliki nilai historis dan sosial yang tinggi bagi masyarakat,” ujar anggota Bamus Gunung Medan ini, Minggu (4/8/2024).

BACAJUGA

Efisiensi di Negeri Petro Dolar: Jalan Penuh Lubang, Jembatan Reyot Vs Mobil Dinas Baru yang Lukai Rasa Keadilan

Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

Kamis, 28/8/25 | 21:46 WIB
Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

Kamis, 28/8/25 | 19:28 WIB

Ia meceritakan bahwa dulu, tempat ini sangat ramai dikunjungi. Sekarang, kita perlu bersama-sama menghidupkan kembali potensi wisata ini.

Lalu, ia mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu menjaga agar keindahan alam ini tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Senada Wali Nagari Gunung Medan, Khairul Rasyid, juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan di puncak ini. Sebab, puncak ini masuk sebagai destinasi wisata alam yang ke tiga ratus secara nasional.

“Puncak Gunung Medan adalah paru-paru Dharmasraya. Kita harus menjaga agar tetap hijau dan lestari,” tegasnya.

Selain keindahan alamnya, Puncak Gunung Medan juga menyimpan sejumlah mitos yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Namun, bagi Khairul Rasyid, mitos tersebut justru menjadi motivasi tambahan untuk menjaga kelestarian hutan.

“Jika makhluk gaib saja menjaga tempat ini, mengapa kita sebagai manusia tidak?” ujarnya.

Upaya Pelestarian yang Terintegrasi

Dalam upaya melestarikan hutan di Puncak Gunung Medan, berbagai pihak terlibat aktif. Selain mahasiswa KKN, pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan juga memberikan dukungan penuh.

“Bibit pohon yang ditanam ini merupakan bantuan dari DLH dan Dinas Kehutanan Dharmasraya,” ungkap Yuda Afriyandi, Wakil Ketua KKN UIN Imam Bonjol Padang.

” Semoga dengan adanya penanaman pohon ini masyarakat dapat melestarikan dan menjaga bibit yang telah di tanaman ini,” ucapnya.

Selain itu, kegiatan reboisasi dengan menanam berbagai jenis bibit pohon seperti pinang, garu, mahoni, dan lainnya juga terus dilakukan. Tujuannya adalah untuk memperkaya keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

Menuju Hutan Adat

Upaya pelestarian ini semakin diperkuat dengan adanya pengajuan status hutan adat untuk kawasan Puncak Gunung Medan seluas sekitar 72 hektar.

“Pengajuan ini sudah sampai di tingkat Kementerian,” kata Khairul Rasyid.

Zulbaini, Penyuluh Kehutanan Kabupaten Dharmasraya, menjelaskan bahwa status hutan adat akan memberikan payung hukum yang kuat bagi masyarakat dalam mengelola dan melindungi kawasan hutan.

“Dengan status hutan adat, masyarakat memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.

Zulbaini menegaskan prinsip utama bagi masyarakat terhadap hutan adat ini adalah sebagai tata kelola air dan udara untuk pengambilan kayu tidak dianjurkan.

“Itu lah bentuk skema dari perhutanan sosial ini. Pihak ketiga pun tidak bisa semena-mena untuk mengambil hasil hutan adat tersebut,” ungkapnya.

Zulbaini menjelaskan secara hukum menebang kayu atau ilegal logging tidak diperbolehkan kecuali mempunyai HGU.

Upaya pelestarian Puncak Gunung Medan adalah contoh nyata bagaimana masyarakat, pemerintah, dan mahasiswa bisa bersatu untuk menjaga lingkungan. Semoga semangat ini terus berkobar!

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, diharapkan Puncak Gunung Medan dapat terus lestari dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pelestarian lingkungan. (tnl)

Tags: Dharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mengenal Tanda Petik Tunggal

Berita Sesudah

Jambore Pramuka Tingkat Penggalang Kota Pariaman Dibuka, Ini Harapan Pj Wali Kota

Berita Terkait

Tersentuh Kisah David, Bupati Solok Beri Bantuan ke Keluarga di Simpang Tanjung Nan IV

Tersentuh Kisah David, Bupati Solok Beri Bantuan ke Keluarga di Simpang Tanjung Nan IV

Rabu, 27/8/25 | 15:49 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Simpang Tanjung Nan IV (Diskominfo). Bupati Solok Jon Firman Pandu, berkunjung ke rumah warga yang membutuhkan...

Update: Kebakaran Pasar Payakumbuh Hanguskan 485 Toko, Kerugian Capai Rp 65 Miliar

Update: Kebakaran Pasar Payakumbuh Hanguskan 485 Toko, Kerugian Capai Rp 65 Miliar

Rabu, 27/8/25 | 05:50 WIB

Payakumbuh, Scientia.id - Kebakaran besar yang menghanguskan ratusan toko di Pusat Pertokoan Pasar Payakumbuh Blok Barat membuat aktivitas ekonomi lumpuh...

Ratusan Toko di Pasar Payakumbuh Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp30 Miliar

Ratusan Toko di Pasar Payakumbuh Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp30 Miliar

Selasa, 26/8/25 | 20:19 WIB

Payakumbuh, Scientia.id - Kebakaran besar melanda Blok Barat Pasar Payakumbuh, Sumatera Barat, Selasa (26/8) pagi. Api yang muncul sekitar pukul...

Kemendagri Minta Daerah Batalkan Kenaikan PBB di Atas 100 Persen

Kemendagri Minta Daerah Batalkan Kenaikan PBB di Atas 100 Persen

Senin, 25/8/25 | 20:35 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah meninjau ulang kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan...

Polemik Seleksi Direktur PAMtigo, Pansel Pastikan Sesuai Aturan

Polemik Seleksi Direktur PAMtigo, Pansel Pastikan Sesuai Aturan

Senin, 25/8/25 | 18:30 WIB

Payakumbuh, Scientia.id - Polemik mewarnai proses seleksi terbuka jabatan Direktur Perumda Air Minum Tirta Sago (PAMtigo) Kota Payakumbuh periode 2025–2030....

Delegasi 15 Negara Kunjungi Stasiun Padang Panjang, Bagian dari Warisan Dunia Ombilin

Delegasi 15 Negara Kunjungi Stasiun Padang Panjang, Bagian dari Warisan Dunia Ombilin

Senin, 25/8/25 | 16:46 WIB

Padang Panjang, Scientia.id - Warisan Dunia Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) kembali mendapat sorotan internasional. Sebanyak 45 perwakilan dari 15...

Berita Sesudah
Jambore Pramuka Tingkat Penggalang Kota Pariaman Dibuka, Ini Harapan Pj Wali Kota

Jambore Pramuka Tingkat Penggalang Kota Pariaman Dibuka, Ini Harapan Pj Wali Kota

Discussion about this post

POPULER

  • Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukittinggi Didorong Jadi Kota Beradat, Berbudaya, dan Ramah Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 401 PPPK di Pesisir Selatan Resmi Dilantik, Bupati Ingatkan Jangan Gadaikan SK ke Bank

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Tutup Safari Berburu Hama, Dorong Perlindungan Pertanian dan Silaturahmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024