
Dharmasraya, Scientia.id – Sebanyak 182 orang mengikuti Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 15–17 Oktober 2025, bertempat di Hotel Umega Gunung Medan.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari empat kecamatan, yakni Pulau Punjung, Koto Baru, Sitiung, dan Padang Laweh. Masing-masing peserta merupakan utusan dari wali nagari di daerahnya, satu orang dari setiap jorong. Mereka berasal dari kalangan tokoh agama dan masyarakat yang sehari-hari berperan aktif dalam kegiatan sosial, khususnya dalam pengurusan jenazah.
Ketua Baznas Dharmasraya Z. Lubis melalui Wakil Ketua I, Ridwan Syarif, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari rencana kerja Baznas Dharmasraya tahun 2025 pada bidang kegiatan Dharmasraya Taqwa.
“Peserta yang dikirim adalah mereka yang memang memiliki peran penting di tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan sosial keagamaan seperti pengurusan jenazah. Bahkan, sebagian besar dari mereka sudah terbiasa terlibat dalam fardhu kifayah di jorong masing-masing,” ujar Ridwan.
Ridwan Syarif menambahkan pelatihan ini dibagi ke dalam tiga angkatan, dengan materi teori dan praktik.
” Peserta mendapatkan pembekalan menyeluruh, mulai dari penanganan orang yang sedang sakratul maut, tata cara memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga mengantar dan menguburkan jenazah sesuai syariat Islam,” terangnya.
Lebih lanjut, kata Ridwan Syarif, para peserta juga difasilitasi dengan uang transportasi, alat tulis, dan tas. Namun, mereka tidak diinapkan.
“Seluruh pelaksanaan kegiatan ini didanai dari dana zakat yang dikelola oleh Baznas Dharmasraya,” terangnya.
Adapun narasumber yang dihadirkan dalam pelatihan ini antara lain Ketua Persatuan Tarbiyah Dharmasraya, H. Mawardi Idris, M.Pd, yang membawakan materi tentang sakratul maut dan tata cara memandikan jenazah; Ketua MUI Dharmasraya, H. Aminullah Salam, SMIQ, dengan materi mengkafani dan menyalatkan jenazah; serta perwakilan dari Kemenag Dharmasraya, H. Hamid Arwani Adab, yang menyampaikan materi tentang tata cara mengantar dan menguburkan jenazah.
Baca Juga: Aksi Blokade Jalan di Dharmasraya, Warga Desak PT BPSJ Tanggung Jawab atas Infrastruktur Rusak
Menurut Ridwan, kegiatan ini juga bertujuan untuk melakukan regenerasi tenaga terampil di nagari dan jorong, agar ke depan tidak terjadi kekosongan dalam pelayanan fardhu kifayah di tengah masyarakat. Sementara itu, pelatihan untuk kecamatan-kecamatan lainnya akan menyusul pada tahap berikutnya.
“Insya Allah akan dilaksanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” tutupnya.(Tnl)


![Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251130-WA0008-350x250.jpg)
![Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar saat meninjau kondisi Jembatan Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang tertutup material. Sabtu malam, (30/11).[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251129-WA0047-350x250.jpg)

![Pembaruan data dampak bencana hidrometeorologi oleh Pusdalops BPBD Sumbar per Sabtu, (29/11) pukul 24.00 WIB.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/1000758761-350x250.png)


![Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/07/FB_IMG_17535045128082-350x250.jpg)