![Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang resmi meluncurkan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Mandiri.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251001-WA0012.jpg)
Layanan ini memungkinkan siapa saja mengakses data kepemiluan secara langsung tanpa harus berurusan dengan birokrasi yang rumit. Cukup mendaftar, kemudian menggunakan komputer yang sudah tersedia di kantor KPU Kota Padang, masyarakat bisa menemukan beragam informasi mulai dari Pemilu 2004 hingga Pemilu 2024.
Ketua KPU Sumatera Barat, Surya Efitrimen, yang meresmikan layanan tersebut menyebut inovasi ini sebagai langkah maju yang patut ditiru.
“Ini pertama kali ada di KPU kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Terobosan ini perlu dicontoh oleh KPU lainnya karena memudahkan masyarakat mencari informasi kepemiluan,” ujarnya.
Menurut Surya, keberadaan PPID Mandiri menjawab keraguan sebagian masyarakat yang enggan berurusan langsung dengan instansi pemerintahan.
“Kadang orang merasa ribet atau malas berurusan dengan birokrasi. Dengan layanan ini, mereka bisa mencari sendiri informasi yang dibutuhkan, asal datanya lengkap disediakan KPU,” tambahnya.
Peresmian layanan juga dihadiri Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat, Musfi Yendra, bersama anggotanya, Riswandi. Keduanya menekankan pentingnya keterbukaan informasi sekaligus membatasi data tertentu yang bersifat pribadi.
“Semakin banyak masyarakat yang melek keterbukaan informasi. Karena itu, KPU perlu menyiapkan data secara baik dan transparan,” kata Musfi.
Sementara Riswandi mengingatkan bahwa data pribadi tetap dilindungi dan tidak bisa diberikan tanpa izin tertulis dari pemiliknya.
Ketua KPU Kota Padang, Dorri Putra, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus menyempurnakan layanan ini dengan memperbaharui data secara berkala.
“Kami berkomitmen melengkapi data kepemiluan, agar masyarakat bisa dengan mudah mengakses informasi yang mereka butuhkan,” ujarnya.
Sejak dua tahun terakhir, KPU Kota Padang sendiri sudah mendapat predikat sebagai instansi paling “informatif” se-Sumatera Barat. Dengan adanya layanan PPID Mandiri ini, predikat tersebut semakin diperkuat sekaligus menjadi contoh nyata keterbukaan informasi publik di era digital.(yrp)
![Wali Kota Fadly Amran saat menerima kunjungan ketua dan anggota KPU setempat.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250717-WA0017-120x86.jpg)

![Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251130-WA0008-350x250.jpg)
![Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar saat meninjau kondisi Jembatan Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang tertutup material. Sabtu malam, (30/11).[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251129-WA0047-350x250.jpg)

![Pembaruan data dampak bencana hidrometeorologi oleh Pusdalops BPBD Sumbar per Sabtu, (29/11) pukul 24.00 WIB.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/1000758761-350x250.png)


![Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/07/FB_IMG_17535045128082-350x250.jpg)