Rabu, 29/4/26 | 13:59 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Hilirisasi Pertanian: Sumbar Bisa Jadi Pusat Olahan Gambir dan Kopi

Kamis, 25/9/25 | 18:19 WIB
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Padang, Scientia, Scientia – Pemerintah pusat saat ini tengah gencar mendorong hilirisasi di berbagai sektor, termasuk pertanian. Kebijakan ini dinilai menjadi peluang besar bagi Sumatera Barat (Sumbar) yang selama ini dikenal memiliki komoditas unggulan berupa gambir dan kopi. Namun, sayangnya, dua komoditas strategis ini hingga kini masih banyak dijual dalam bentuk mentah sehingga nilai tambah justru dinikmati pihak luar daerah.

DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumbar melihat hal ini sebagai pekerjaan rumah besar yang harus segera dijawab. Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus, menegaskan bahwa hilirisasi adalah jalan utama agar petani gambir dan kopi bisa lebih sejahtera.

“Petani kita jangan lagi hanya menjual gambir dan kopi dalam bentuk mentah. Sudah saatnya Sumbar punya sentra industri olahan agar nilai tambah kembali ke masyarakat,” kata Firdaus.

Firdaus menjelaskan, saat ini sebagian besar gambir dari Sumbar dijual ke luar daerah bahkan diekspor tanpa pengolahan berarti. Padahal, produk turunan gambir seperti ekstrak catechin memiliki harga jual yang jauh lebih tinggi di pasar internasional. Begitu juga dengan kopi, terutama varietas Arabika dari Agam dan Solok, yang punya kualitas unggul tetapi sering hanya dipasarkan sebagai green bean.

BACAJUGA

Pemkab Dharmasraya Komitmen Perkuat Sektor UMKM dan Kerajinan Daerah

Pemkab Dharmasraya Komitmen Perkuat Sektor UMKM dan Kerajinan Daerah

Selasa, 28/4/26 | 22:30 WIB
Bupati Annisa Apresiasi Alek Nagari Tebing Tinggi Pulau Punjung

Bupati Annisa Apresiasi Alek Nagari Tebing Tinggi Pulau Punjung

Selasa, 28/4/26 | 19:31 WIB

“Yang rugi jelas masyarakat kita. Petani bekerja keras, tapi keuntungan besar justru diraup oleh industri di luar Sumbar. Hilirisasi adalah cara kita memutus rantai ketergantungan itu,” ujarnya.

Usulan PKB: Sentra Industri di Daerah Penghasil

Sebagai langkah konkret, PKB Sumbar mengusulkan pembangunan sentra industri olahan gambir di Kabupaten Limapuluh Kota dan pusat pengolahan kopi di Agam serta Solok. Sentra ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat produksi, tetapi juga sebagai pusat pelatihan, inovasi, dan pemasaran produk turunan.

Menurut Firdaus, keberadaan sentra industri ini akan memberikan multiplier effect, mulai dari terbukanya lapangan kerja baru, naiknya daya saing produk, hingga bertambahnya pendapatan asli daerah.

“Kalau ada industri olahan di daerah penghasil, otomatis ekonomi lokal bergerak. Anak-anak muda juga bisa ikut terlibat, tidak hanya menjadi petani tapi juga pelaku usaha kreatif dari produk turunan,” jelasnya.

Di sisi lain, Fraksi PKB DPRD Sumbar juga berkomitmen mendorong kebijakan daerah yang mendukung program hilirisasi. Salah satunya dengan memberikan insentif pajak dan kemudahan perizinan bagi pelaku industri lokal yang mau berinvestasi di sektor olahan gambir dan kopi.

“Kita ingin menciptakan ekosistem usaha yang sehat. Jangan sampai industri lokal kalah dengan pemain besar dari luar. Perlu ada keberpihakan nyata dari pemerintah,” ujar Firdaus menambahkan.

Firdaus optimis jika hilirisasi berjalan dengan baik, Sumbar bisa menjadi pusat industri olahan pertanian di kawasan barat Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang tengah mengurangi ekspor bahan mentah dan memperkuat industri dalam negeri.

“Kita jangan hanya jadi penonton dalam arus hilirisasi nasional. Sumbar punya potensi besar, tinggal bagaimana kita berani mengambil langkah strategis. PKB siap berdiri di depan untuk memperjuangkan kepentingan petani dan masyarakat nagari,” pungkasnya.(yrp)

Tags: FirdausGambirKetua DPW PKB SumbarKopi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Perkuat Ketahanan Pangan Wawako Serahkan Bantuan Usaha Perikanan

Berita Sesudah

Festival Bulutangkis U-15 Piala Menpora Regional Sumbar 2025, Aprillio dan Amelia Jadi Juara

Berita Terkait

Pemkab Dharmasraya Komitmen Perkuat Sektor UMKM dan Kerajinan Daerah

Pemkab Dharmasraya Komitmen Perkuat Sektor UMKM dan Kerajinan Daerah

Selasa, 28/4/26 | 22:30 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor UMKM dan kerajinan daerah melalui pelantikan Pengurus Dewan Kerajinan...

Bupati Annisa Apresiasi Alek Nagari Tebing Tinggi Pulau Punjung

Bupati Annisa Apresiasi Alek Nagari Tebing Tinggi Pulau Punjung

Selasa, 28/4/26 | 19:31 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menghadiri Alek Nagari Tebing Tinggi yang digelar di Rumah Panjang Nagari Tebing...

DPRD Bukittinggi Lahirkan Sejumlah Rekomendasi atas LPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025

DPRD Bukittinggi Lahirkan Sejumlah Rekomendasi atas LPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025

Selasa, 28/4/26 | 15:07 WIB

Bukittinggi, Scientia.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi melahirkan sejumlah rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota Bukittinggi...

Laka Lantas di Sungai Dareh, Pengendara Sepeda Motor Pingsan

Laka Lantas di Sungai Dareh, Pengendara Sepeda Motor Pingsan

Senin, 27/4/26 | 23:01 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Telah terjadi kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Jorong Sungai Sangkir, Nagari Sungai...

Pemkab Dharmasraya Dukung Percepatan Perbaikan Infrastruktur Jalan Nasional

Pemkab Dharmasraya Dukung Percepatan Perbaikan Infrastruktur Jalan Nasional

Senin, 27/4/26 | 22:35 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, terus mendorong percepatan perbaikan infrastruktur jalan nasional yang melintasi wilayahnya. Bupati Annisa...

Pelajar SMP di Dharmasraya Diimbau Tidak Membawa Kendaraan Bermotor Sendiri

Pelajar SMP di Dharmasraya Diimbau Tidak Membawa Kendaraan Bermotor Sendiri

Senin, 27/4/26 | 14:57 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kasatlantas Polres Dharmasraya, Wahyuli Amra, SH, bertindak sebagai pembina upacara bendera di UPT SMP Negeri 1 Pulau...

Berita Sesudah
Festival Bulutangkis U-15 Piala Menpora Regional Sumbar 2025, Aprillio dan Amelia Jadi Juara

Festival Bulutangkis U-15 Piala Menpora Regional Sumbar 2025, Aprillio dan Amelia Jadi Juara

POPULER

  • DPRD Bukittinggi Lahirkan Sejumlah Rekomendasi atas LPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025

    DPRD Bukittinggi Lahirkan Sejumlah Rekomendasi atas LPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketatnya Persaingan CPNS-BUMN, GJCI Tawarkan Jalur Karier Alternatif di Sektor Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laka Lantas di Sungai Dareh, Pengendara Sepeda Motor Pingsan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keunikan Kata Penghubung Maka dan Sehingga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026