Senin, 02/11/26 | 13:38 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

PKB Sumbar: Sukuk Daerah dan Investasi Hijau Jadi Jalan Keluar Fiskal yang Menyempit

Rabu, 10/9/25 | 19:32 WIB
Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Padang, Scientia – Ketua DPW PKB Sumbar yang juga anggota DPRD Sumbar, Firdaus, menilai langkah Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menjajaki kerjasama investasi dengan PT MNC Asset Management merupakan sinyal positif bagi arah pembangunan daerah di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas.

Pertemuan antara Gubernur Mahyeldi dan Direktur PT MNC Asset Management, Dimas Aditya Ariadi, Selasa (9/9/2025), membahas berbagai opsi investasi di Sumbar, mulai dari sukuk daerah berbasis syariah, konsep Green Province, hingga potensi wakaf sebagai sumber pembiayaan alternatif.

Firdaus menilai, upaya Pemprov membuka pintu bagi instrumen sukuk daerah adalah langkah strategis. “Sejak 2022 sukuk daerah sudah digagas. Kalau ini bisa terealisasi, Sumbar akan punya model pembiayaan pembangunan yang lebih mandiri, tidak hanya bergantung pada APBD yang kian menyempit,” ujarnya.

Selain itu, konsep Green Province dengan peluang pendanaan internasional juga dipandang relevan. Menurutnya, keberhasilan menarik dana 3,5 juta dolar AS dan upaya menambah hingga 20 juta euro dari Jerman menunjukkan Sumbar mulai dilirik dunia. “Pendanaan hijau ini tidak hanya menopang fiskal, tapi juga menjaga alam Minangkabau tetap lestari. Ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang juga menjadi perhatian PKB,” kata Firdaus.

Tak hanya itu, rencana Pemprov menggelar Seminar Internasional Wakaf pada November 2025 dinilai sebagai inovasi penting. Potensi wakaf nasional yang mencapai Rp500 triliun, menurut Firdaus, adalah sumber daya umat yang bila dikelola profesional bisa jadi solusi pembangunan. “PKB sejak lama mendorong optimalisasi aset berbasis syariah. Jika Sumbar mampu memanfaatkan wakaf, sukuk, dan investasi hijau sekaligus, maka tantangan fiskal bisa diatasi dengan elegan,” tambahnya.

BACAJUGA

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Minggu, 01/11/26 | 01:48 WIB
Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Minggu, 01/11/26 | 01:32 WIB

Firdaus juga menekankan pentingnya mengoptimalkan aset daerah dan sinergi dengan perantau Minang. “Perantau kita menyumbang Rp25 triliun per tahun bagi Sumbar. Itu kekuatan luar biasa jika diintegrasikan dengan kebijakan investasi dan pembiayaan daerah,” jelasnya.

Adapun PT MNC Asset Management menyatakan siap menjajaki kerjasama dengan Pemprov Sumbar maupun BUMD, seperti Bank Nagari dan Jamkrida. Potensi investasi mencakup hilirisasi pertanian, perkebunan, energi panas bumi, hingga sektor strategis lain.

“PKB di DPRD Sumbar siap mengawal setiap kebijakan investasi yang transparan, berbasis kepentingan rakyat, dan tidak merusak lingkungan. Inilah saatnya kita keluar dari jebakan fiskal sempit dengan inovasi dan keberanian membuka diri pada investor,” tegas Firdaus.(yrp)

Tags: DPW PKB SumbarFirdausSukuk
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Festival Literasi Sumbar 2025 Dibuka, Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Melek Informasi

Berita Sesudah

Reses Yusri Latif, Warga Keluhkan Jalan dan Drainase

Berita Terkait

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Minggu, 01/11/26 | 01:48 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Keberhasilan pendidikan tidak semestinya diukur dari kemampuan seluruh peserta didik mencapai standar yang sama. Setiap anak...

Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Minggu, 01/11/26 | 01:32 WIB

Padang, Scientia — Rumah sakit tidak cukup hanya mengandalkan kelengkapan fasilitas dan kecanggihan teknologi untuk meningkatkan pendapatan. Kualitas pelayanan, keselamatan...

Lampu Jalan Padam di Dharmasraya, Reviu BPKP Ada Potensi Ketidakwajaran Proyek

Perkuat Sinergi Hukum, Pemkab Dharmasraya Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

Jumat, 30/10/26 | 20:09 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memperbarui dan memperpanjang kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Dharmasraya, khususnya dalam penanganan dan penyelesaian...

Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

Jumat, 30/10/26 | 20:04 WIB

Padang, Scientia.id - Kebijakan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap produk pembalut wanita kembali menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan...

Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

Kamis, 29/10/26 | 20:11 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mendorong pembangunan infrastruktur di Kecamatan Asam Jujuhan senilai Rp14 Miliar lebih melalui...

Hadapi Ancaman Banjir, Pemkab Dharmasraya Cek Kesiapan Armada dan Logistik BPBD

Hadapi Ancaman Banjir, Pemkab Dharmasraya Cek Kesiapan Armada dan Logistik BPBD

Kamis, 29/10/26 | 20:07 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Menanggapi peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Sumatera Barat yang diperkirakan...

Berita Sesudah
Reses anggota DPRD Padang, fraksi PKB, Yusri Latif.[foto : ist]

Reses Yusri Latif, Warga Keluhkan Jalan dan Drainase

POPULER

  • Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

    Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi V DPRD Sumbar Matangkan Pembahasan Ranperda Keolahragaan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026