Padang Pariaman, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi PKB, Firdaus, menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana kepada masyarakat di Sekretariat GAPSI, Nagari Punggung Kasiak, Kabupaten Padang Pariaman. Jum’at, (13/3)
Kegiatan ini digelar di tengah upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, Firdaus menegaskan bahwa keberadaan Perda tersebut menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana, mulai dari tahap mitigasi, penanganan darurat, hingga pemulihan pascabencana.
“Perda ini mengatur bagaimana pemerintah daerah bersama masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana. Tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga bagaimana upaya pencegahan dan pemulihan dilakukan secara terencana,” kata Firdaus.
Ia menyebutkan, saat ini pemerintah provinsi tengah menggencarkan berbagai langkah perbaikan infrastruktur dan pemulihan kawasan yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Karena itu, Firdaus meminta masyarakat yang terdampak untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung serta tetap mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan.
“Proses pembangunan kembali membutuhkan waktu. Kami berharap masyarakat dapat bersabar dan bersama-sama mendukung langkah pemerintah agar pemulihan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Firdaus juga menegaskan komitmennya untuk mengawal pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat korban bencana agar tepat sasaran dan benar-benar dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
Menurut dia, pengawasan dari berbagai pihak sangat penting agar proses pembangunan Huntap berjalan transparan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
“Hunian tetap ini harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Kami di DPRD akan terus mengawal agar pelaksanaannya berjalan baik dan tepat sasaran,” kata dia.
Selain itu, Firdaus juga memberikan apresiasi kepada pengurus Gerakan Pekerja Seni (GAPSI) yang dinilai turut berperan aktif membantu masyarakat saat bencana terjadi. Ia menyebut para pengurus organisasi tersebut ikut turun langsung membersihkan rumah warga serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.
“Saya mengapresiasi pengurus GAPSI yang telah ikut serta membantu masyarakat, mulai dari memberikan bantuan hingga membersihkan rumah warga saat bencana terjadi. Ini bentuk kepedulian sosial yang patut kita contoh,” ujarnya selaku Ketua GAPSI Padang Pariaman.
Selain sosialisasi Perda, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama anak yatim. Pada kesempatan itu, Firdaus turut menyerahkan santunan serta bingkisan sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat nagari, serta warga setempat. Firdaus berharap kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman masyarakat tentang penanggulangan bencana, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.(yrp)









