Senin, 02/3/26 | 22:15 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TIPS

Jalan Kaki Teratur Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Penjelasan Ahli

Senin, 15/9/25 | 07:44 WIB
Jalan Kaki Teratur Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Penjelasan Ahli

Jalan Kaki (Foto: Ist)

Jakarta, Scientia.id – Tak sedikit orang ingin menurunkan kolesterol, tapi enggan berolahraga berat. Padahal, ada cara sederhana yang bisa dimulai hari ini juga: berjalan kaki.

Menurut Dr Bradley Serwer, ahli jantung intervensi, kolesterol tinggi adalah “bom waktu” bagi tubuh. Ia bisa menumpuk di pembuluh darah, menyumbat aliran darah, dan akhirnya memicu stroke atau serangan jantung.

Namun kabar baiknya, tubuh kita merespons baik pada gerakan sederhana. Penelitian menunjukkan hanya dengan berjalan kaki rutin selama beberapa minggu, kadar kolesterol jahat (LDL) bisa turun. Bahkan, kadar kolesterol baik (HDL) yang melindungi jantung ikut meningkat.

BACAJUGA

Kebanyakan Minum Air Putih Merusak Ginjal? ini Kata Pakar Kesehatan

Awas! Kurang Minum Saat Puasa Bisa Ganggu Kesehatan

Sabtu, 28/2/26 | 11:12 WIB
Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kamis, 05/2/26 | 13:59 WIB

“Jantung tidak peduli seberapa cepat Anda bergerak, yang penting Anda bergerak,” tegas para ahli.

Kabar ini tentu melegakan bagi mereka yang tidak punya waktu atau tenaga untuk olahraga berat. Cukup berjalan 30 menit sehari, atau 10 menit setelah makan, sudah memberi dampak positif. Tambahkan sedikit tantangan dengan rute menanjak atau membawa beban tangan, manfaatnya bisa lebih besar.

Baca Juga: Bukittinggi Didorong Jadi Kota Beradat, Berbudaya, dan Ramah Pejalan Kaki

Seiring waktu, langkah-langkah kecil itu bisa mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya. (*)

Tags: Jalan KakiKesehatan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPC PKB Payakumbuh Gelar Pendidikan Kader, Cetak Politisi Militan dan Berintegritas

Berita Sesudah

Harga Sejumlah Pangan di Padang Panjang Turun, Cabai Merah Justru Melonjak

Berita Terkait

Kebanyakan Minum Air Putih Merusak Ginjal? ini Kata Pakar Kesehatan

Awas! Kurang Minum Saat Puasa Bisa Ganggu Kesehatan

Sabtu, 28/2/26 | 11:12 WIB

water from jug pouring into glass on wooden table outdoors Jakarta, Scientia.id - Kurang minum air saat puasa bisa berdampak...

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kamis, 05/2/26 | 13:59 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kasus kanker kolorektal yang kian banyak menyerang usia muda kini mendapat sorotan baru dari dunia medis. Pola...

Perut Buncit (Foto: Ist)

Hempas Mudah Perut Buncit, Ini Caranya

Rabu, 04/2/26 | 15:29 WIB

Jakarta, Scientia.id - Lemak yang menumpuk di perut tidak selalu terlihat dari luar. Justru lemak yang tersembunyi di sekitar organ...

Chat GPT

Awas! Ketergantungan ChatGPT Turunkan Kemampuan Berpikir

Minggu, 25/1/26 | 10:15 WIB

Padang, Scientia.id - Chatbot AI seperti ChatGPT dan Gemini kini makin melekat dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sejumlah penelitian memperingatkan dampaknya...

Peneliti Temukan Buah Paling Sehat di Dunia, Ini Jawabannya

8 Buah yang Baik untuk Ginjal, Aman Dikonsumsi Setiap Hari

Jumat, 09/1/26 | 19:10 WIB

Padang, Scientia.id - Ginjal bekerja tanpa henti menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Agar fungsinya tetap optimal, asupan...

Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari: Rahasia Awal Hari yang Sehat

Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

Rabu, 19/11/25 | 08:29 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kebiasaan orang saat bangun tidur memang berbeda-beda. Ada yang langsung mencari segelas air dingin untuk memulai hari...

Berita Sesudah
Harga Sejumlah Pangan di Padang Panjang Turun, Cabai Merah Justru Melonjak

Harga Sejumlah Pangan di Padang Panjang Turun, Cabai Merah Justru Melonjak

POPULER

  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Cepat Tanpa Ribet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Tahun Duo Srikandi Dharmasraya, Pendidikan dan OVOP Jadi Andalan Bangun Ekonomi Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa dan (Ber) Pikiran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024