Senin, 09/3/26 | 12:50 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Cerita Amirudin yang Jadi Pemulung di Dharmasraya Untuk Menafkahi 8 Anaknya

Minggu, 24/3/24 | 20:49 WIB

Dharmasraya, Scientia – Seorang ayah delapan anak di Gunung Medan tampak sibuk mengumpulkan barang bekas di Tempat Pembuang Akhir (TPA) sampah di negeri petro dolar yang terletak di Gunung Medan.

Ia adalah seorang Pemulung bernama Amirudin akrab disapa Untung. Aktivitas memulung sampah ini sudah ia tekuni selama lima belas tahun lamanya, demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan delapan anaknya.

Kendati usia sudah menginjak 67 tahun, Amirudin seakan tak takut rentannya terpapar penyakit.

BACAJUGA

Safari Ramadhan 1447 H  Pimpinan DPRD Padang Salurkan Bantuan   dan Serap Aspirasi Akar Rumput

Safari Ramadhan 1447 H Pimpinan DPRD Padang Salurkan Bantuan  dan Serap Aspirasi Akar Rumput

Senin, 09/3/26 | 12:04 WIB
Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

Minggu, 08/3/26 | 23:23 WIB

Ia mengaku pasrah dan percaya kepada tuhan yang tetap memberikan kesehatan agar bisa meraup berkah di gunungan sampah.

Menurutnya, dalam menjalani profesi sebagai pemulung ia berangkat dari rumah pada pukul 07.00 WIB.

Tidak menentu sampai jam berapa ia di sana. Namun saat capek melanda, ia bisa tertidur di kawasan TPA tersebut.

“Kalau dibulan puasa ini aktivitas memulung saya mulai dari pukul 06.00 WIB pagi sampai pada pukul 11.00 WIB,” jelas Amirudin, Minggu 24 Maret 2024.

“Pekerjaan ini sudah saya lakukan semenjak berdirinya (TPA) sampah di Gunung Medan ini,”. sambungnya.

Ia berkata, TPA ini menjadi tempat secercah harapan baginya untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Meski aktivitas memulung ini harus menghadapi terik matahari dan hujan, belum lagi dengan aroma yang menyengat dari tumpukan sampah tersebut, namun ia tetap bertahan di segala macam kondisi terburuk sekalipun.

Di dalam tumpukan sampah itu, ia berjibaku untuk memilah sampah mulai dari botol plastik, kaleng, dan besi.

Hasil mulungnya ini dijual kepada pengepul. Dalam sehari Amirudin mampu mengumpulkan sebanyak 10 kilogram sampai 15 kilogram barang bekas.

“Penghasilan yang saya dapat perbulannya dari memulung ini berkisaran Rp 800 ribu sampai Rp 1,5 juta,” ucap Amirudin sambil menghapus keringat di dahinya

Selama lima belas tahun bekerja sebagai pemulung, Amirudin berharap pemerintah bisa memperhatikan nasib pemulung.

“Disini kami berlima orang se-profesi, tetapi 3 orang sudah diperkerjaan oleh pihak TPA bahkan sudah ada gaji bulannya,” ungkapnya. (tnl)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pengurus Komisariat PMII Undhari Dilantik, Ini Daftar Namanya

Berita Sesudah

Masjid Al Munawwarah Taratak Tinggi Dharmasraya Dikunjungi Gubernur

Berita Terkait

Safari Ramadhan 1447 H  Pimpinan DPRD Padang Salurkan Bantuan   dan Serap Aspirasi Akar Rumput

Safari Ramadhan 1447 H Pimpinan DPRD Padang Salurkan Bantuan  dan Serap Aspirasi Akar Rumput

Senin, 09/3/26 | 12:04 WIB

      PADANG, Scientia---- - Momentum Ramadan 1447 H menjadi ajang bagi jajaran legislatif di Kota Padang untuk turun...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

Minggu, 08/3/26 | 23:23 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan Prodi S2 & S3 Linguistik Universitas Andalas) Orang Minangkabau...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

Minggu, 08/3/26 | 22:51 WIB

Oleh: Amanda Restia (Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Nama Siti Nurbaya sering kali langsung dilibatkan dengan...

Pandangan Khalil Gibran tentang Musik sebagai Bahasa Rohani

Analogi dan Lokalitas Lagu “Rindu Tebal” Karya Iwan Fals

Minggu, 08/3/26 | 18:27 WIB

Oleh: Faathir Tora Ugraha (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Iwan Fals merupakan musisi legendaris Indonesia yang menjadi...

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Minggu, 08/3/26 | 16:24 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan kembali menggelar Coaching Clinic Pintar Spesial Ramadan...

Berita Sesudah

Masjid Al Munawwarah Taratak Tinggi Dharmasraya Dikunjungi Gubernur

Discussion about this post

POPULER

  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKDP Sumbar Perkuat Silaturahmi Perantau Pariaman Lewat Buka Puasa Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPASN Perkuat Pemecatan ASN Dharmasraya Anike Maulana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hierarki Satuan Kebahasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Dharmasraya Bagi-bagi 200 Paket Takjil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024