Selasa, 17/2/26 | 10:04 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Kondisi Bantaran Sungai di Desa Pasir Sunur Pariaman Sangat Mengkhawatirkan

Kamis, 22/2/24 | 20:46 WIB

Pariaman, Scientia – Kerusakan Bantaran Sungai di Desa Pasir Sunur, Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman semakin membahayakan.

Pasalnya, pengikisan tanah akibat air sungai, hampir merembes ke dinding pondasi jalan di beberapa titik.

Kondisi kerusakan bantaran sepanjang kurang lebih 200 meter itu mengalami perbedaan di beberapa titik.

BACAJUGA

Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

Membaca Cerpen “Robohnya Surau Kami” dari Perspektif Psikoanalisis

Minggu, 15/2/26 | 17:22 WIB
Perspektif Ekologis dalam Berbahasa

Ancaman Ekologis Krisis Air dari Tren Penggunaan AI di Media Sosial

Minggu, 15/2/26 | 17:14 WIB

Ada yang sudah hampir mengenai dinding pondasi jalan, ada yang hanya tinggal kerangkanya saja.

Kemudian ada juga yang kerangkanya telah hancur dan terputus serta dinding bantaran sungai yang tenggelam maupun tidak terlihat lagi.

Pantauan Scientia.id di lapangan pada 20 Februari 2024, terlihat pada bagian bantaran yang rusak tidak dipasang plang atau rambu peringatan di sana.

Sebagian bantaran yang rusak itu juga telah ditumbuhi rumput yang menutupi kerusakan, sehingga tidak terlihat terlalu jelas.

Salah seorang masyarakat, Supriadi Ahmad mengatakan, jika kondisi bantaran tidak dilakukan perbaikan dengan cepat dan tepat, maka akan merembes hingga merubuhkan jalan.

Menurutnya, hempasan air pasang dan aliran sungai yang berbelokan, mengakibatkan laju air sungai menjadi kuat dan perlahan – lahan mengikis tanah.

Selain itu, dua juga menyampaikan bahwa dinding yang berbahan fiber juga tidak memiliki kekuatan untuk menahan kuatnya goncangan air dan mudah patah.

Apalagi dinding berbahan fiber itu juga dijadikan sebagai penahan timbunan pondasi bantaran.

Jika dindingnya patah maka tidak ada lagi yang menahan pengikisan tanah.

“Bahan dindingnya fiber, makanya tidak tahan. Coba diberi baja atau besi padat, pasti kuat,” kata Ahmad.

Kemudian, dia juga menyesali pemerintah yang tidak memasang rambu peringatan atau pembatasan yang melarang orang untuk berjalan dan beraktivitas di bantaran yang rusak itu.

Katanya, hal tersebut bisa berdampak pada nyawa seseorang, terutama pada bagian yang tertutupi rumput.

“Sangat bahaya. Kita tidak tahu kalau tiba – tiba ada yang terjatuh atau terpeleset di sana, terutama anak – anak, bisa membahayakannya. Setidaknya jika ada rambu larangan atau pembatas, bisa mengantisipasi orang – orang untuk melewati bantaran itu,” katanya.

Ambil Langkah Cepat

Dia berharap Balai Wilayah Sumatera V dapal mengambil langkah yang tepat dan cepat untuk memperbaiki kerusakan bantaran tersebut.

Sebab, bisa membahayakan nyawa seseorang dan biasanya bantaran itu sering digunakan sebagai lokasi memancing ikan serta bersantai – santai di sore hari.

“Semoga cepat diperbaiki dan bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” harapnya.(yrp)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Di Hadapan Bupati, Nagari Balai Panjang Sampaikan Komitmen Laksanakan ODF

Berita Sesudah

Pisah Sambut Danlanud Sutan Sjahrir, Ini Harapan Gubernur Mahyeldi 

Berita Terkait

Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

Membaca Cerpen “Robohnya Surau Kami” dari Perspektif Psikoanalisis

Minggu, 15/2/26 | 17:22 WIB

Oleh: Hilda Septriani (Dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran)   Robohnya Surau Kami merupakan kumpulan cerita pendek yang ditulis oleh...

Perspektif Ekologis dalam Berbahasa

Ancaman Ekologis Krisis Air dari Tren Penggunaan AI di Media Sosial

Minggu, 15/2/26 | 17:14 WIB

Oleh: Arina Isti’anah (Dosen Sastra Inggris, Universitas Sanata Dharma)   Kecerdasan buatan artificial inteligence (AI) secara luas telah digunakan dalam...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

KBBI dan Kuasa Badan Bahasa

Minggu, 15/2/26 | 16:59 WIB

Oleh: Ria Febrina (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik Universitas Andalas) Setelah kapitil, masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan definisi...

Hilirisasi Sawit Teluk Tapang Didukung Pembangunan Infrastruktur

Hilirisasi Sawit Teluk Tapang Didukung Pembangunan Infrastruktur

Minggu, 15/2/26 | 00:23 WIB

Pasaman Barat, Scientia – Rencana pengembangan hilirisasi sawit di Kawasan Teluk Tapang, Kabupaten Pasaman Barat didukung penuh dengan pembangunan infrastruktur....

APBN Rp83 Miliar Masuk, Sumbar Gaspol Hilirisasi Sawit di Teluk Tapang

APBN Rp83 Miliar Masuk, Sumbar Gaspol Hilirisasi Sawit di Teluk Tapang

Sabtu, 14/2/26 | 20:40 WIB

Pasaman Barat, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai menancapkan ambisi besar di pesisir Pasaman Barat. Kawasan Pelabuhan Teluk Tapang...

Firdaus Raih Gelar Doktor Unand, Soroti Tanggung Jawab Negara dalam JKN

Firdaus Raih Gelar Doktor Unand, Soroti Tanggung Jawab Negara dalam JKN

Sabtu, 14/2/26 | 16:11 WIB

Padang, Scientia - Firdaus, S.H.I., LL.M., yang akrab disapa Diezo, resmi menyandang gelar doktor setelah menjalani Ujian Terbuka Program Pascasarjana Fakultas...

Berita Sesudah

Pisah Sambut Danlanud Sutan Sjahrir, Ini Harapan Gubernur Mahyeldi 

Discussion about this post

POPULER

  • Perspektif Ekologis dalam Berbahasa

    Ancaman Ekologis Krisis Air dari Tren Penggunaan AI di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024