Nagari Simarasok Kembangkan Pariwisata, DPRD Sumbar Dukung Infrastruktur

Kunjungan Komisi 1 DPRD Sumbar ke Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Kamis (14/1) sore. Dalam kunjungan itu banyak dibahas rencana menjadikan Simarasok sebagai desa wisata. [Foto: Ist]
Kunjungan Komisi 1 DPRD Sumbar ke Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Kamis (14/1) sore. Dalam kunjungan itu banyak dibahas rencana menjadikan Simarasok sebagai desa wisata. [Foto: Ist]

Baso, Scientia Berpenduduk 6.872 jiwa, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam merupakan salah satu nagari yang tersohor keindahannya. Kini melalui penggunaan dana desa, pemerintah setempat akan mulai mengembangkan sektor pariwisata yang sempat hilang ditelan masa.

DPRD Sumbar yang bertandang ke nagari itu sambil memantau penggunaan anggaran dana desa di masa Covid-19. Bertempat di aula balai adat setempat, Kamis (14/1) sore, berbagai rencana pengembangan wisata nagari mulai bergulir.

Ketua 1 DPRD Sumbar Syamsul Bahri mengatakan, potensi spot keindahan alam, air terjun, kuliner, adat dengan segala budayanya dapat menjadi modal bagi Nagari Simarasok. Potensi itu tidak dimiliki oleh daerah lain dan ini merupakan nilai jual kepada wisatawan yang berkunjung.

“Potensi untuk menjadi desa wisata lebih dari cukup. Tinggal dibenahi dan dikembangkan. Kami dari DPRD akan membantu dari sisi infrastruktur melalui Bantuan Keuangan Khusus misalnya untuk memperbaiki jalan, bendungan dan sarana lainnya,” kata Syamsul Bahri, yang juga politisi PDIP ini.

Keinginan menjadi Desa Wisata itu diungkapkan Wali Nagari Simarasok Muhammad Nurzen yang didampingi oleh tokoh masyarakat Simarasok H. Nofrizon, saat mengadakan pertemuan dengan wakil rakyat Sumbar di aula Balai Adat, Kamis (14/1) petang.

Untuk menindaklanjuti gagasan ini, Sekretaris Komisi 1 DPRD Sumbar HM. Nurnas meminta agar Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) untuk menggerakkan pariwisata di Nagari Simarasok diaktifkan, sehingga hasilnya nyata untuk kesejahteraan masyarakat. BUMNag dapat berfokus pada hal-hal sederhana terlebih dahulu, misalnya usaha membuat kuliner berupa makanan yang bisa dijadikan oleh-oleh.

Menurut Nurnas, BUMNag atau pemerintahan nagari bisa mulai membenahi aliran sungai yang kiranya dapat dijadikan wisata arung jeram, atau air terjun dengan kolam untuk mandi, spot-spot indah untuk berfoto, kuliner dan menggiatkan seni budaya melalui atraksi dari anak nagari. “Wisatawan saat ini mencari yang indah, unik dan enak. Tempat yang tersuruk pun dicari oleh wisatawan,” kata HM Nurnas, politisi senior Partai Demokrat.

Nagari Simarasok, pernah menjadi nagari terbaik nasional. Namun setelah itu terabaikan membenahi potensi. Karena itu, dengan adanya dana desa, diharapkan potensi itu digerakkan sehingga berdampak positif bagi perekonomian.

Kadis PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal, MM mengimbau walinagari agar memanfaatkan tenaga pendamping desa serta tenaga ahli dalam menciptakan inovasi, salah satunya program desa wisata. “Sudah banyak contoh di daerah lain yang maju karena inovasi wisata. Ada nagari yang hanya mengelola embung saja ternyata bisa menghasilkan pendapatan asli nagari,” kata Syafrizal Ucok, yang juga mantan Wakil Bupati Pesisir Selatan ini.

Kunjungan Tim Komisi 1 DPRD Sumbar dan Dinas PMD Sumbar ke Nagari Simarasok juga untuk mengetahui penyaluran BLT Dana Desa serta penanganan Covid-19. Dari Dana Desa 2020 sebesar Rp968 juta, telah digunakan untuk Padat Karya Tunai Desa Rp130 juta, kegiatan Pemberdayaan Rp500 juta, penanganan Covid-19 sebesar Rp26 juta dan pembayaran BLT sebesar Rp281 juta untuk 139 KK penerima manfaat.

Tim Komisi 1 DPRD Sumbar yang berkunjung ke Nagari Simarasok Kecamatan Baso ini adalah Ketua Komisi Syamsul Bahri (PDIP), Wakil Ketua Komisi Evi Yandri Rajo Budiman (Gerindra), Sekretaris Komisi HM. Nurnas (Demokrat), Zarfi Deson (Golkar), Bakri Bakar (Nasdem), Muzli M. Nur (PAN), Muhammad Ridwan (PKS), Jempol (Gerindra) dan Rio (Staf Komisi 1).

Tim DPRD didampingi Kepala Dinas PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM., bersama antara lain Sekretaris PMD Drs. Armen, Kabid Pemerintahan Desa dan Nagari Azwar, SE,M.Si dan Kasi Kelembagaan Perangkat Nagari Pirmanto, ST.TP. Ikut bersama dalam pertemuan Korprov KPW Pendamping Dana Desa Feri Irawan, S.Ag.,M.Si dan Khairul Anwar, SH., MH. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini