Belum Semua Sekolah di Tanah Datar Selenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)

Pembelajaran Tatap Muka di Saat Pandemi
Pembelajaran Tatap Muka di Saat Pandemi (Foto: ist)

Tanah Datar, Scientia.id – Di tengah semangat dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tanah Datar, Senin (11/1) pagi, halaman SMA Negeri 3 Batusangkar masih terlihat sepi. Tak banyak aktivitas, selain beberapa guru yang sesekali tampak sibuk mempersiapkan proses pembelajaran daring.

Di satu sudut sekolah, wartawan Scientia.id yang sedang berkunjung ke lokasi bertemu dengan Diwarman, Kepala SMA Negeri 3 Batusangkar. Dalam suasana tenang itu, ia terlihat sibuk membersihkan bangunan sekolah. Bersamanya, satu-dua orang guru tak kalah bersemangat.

“Belum,” ujar Diwarman menjawab sapaan. Ia melanjutkan, “Dimulainya proses tatap muka setelah keluar hasil swab yang dilakukan pada guru dan siswa. Kebetulan sekolah kita boarding school, jadi siswa yang di asrama pun di swab,” lanjutnya.

Diwarman mejelaskan, untuk sementara sekolah masih melakukan proses daring hingga persyaratan PTM terpenuhi. Kendati pun proses belajar tatap muka telah diterapkan, bagi siswa yang orangtuanya keberatan tetap diperkenankan untuk melakukan pembelajaran sistem daring. “Kedua sistem belajar ini sekaligus akan kita jalani. Siswa tinggal pilih, mau tatap muka atau daring, yang jelas tidak mengurangi kualitas pendidikan yang kita berikan kepada siswa,” imbuhnya.

Walau mengakui belum dimulainya PTM mengikuti surat edaran Bupati Kabupaten Tanah Datar No. 421/013/DIKBUD – 2021,Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (covid-19) semester genap tahun pelajaran 2020/2021, SMA Negeri 3 Batusangkar telah mengupayakan kesiapan sarana dan prasarana sesuai protokol covid-19. Di sekolah telah disiapkan masker dan sanitizer, juga tempat cuci tangan yang telah terpasang didepan kelas masing-masing.

Ditempat yang lain, kondisi terlihat berbeda. Meski tak seramai sebelum pandemi, aktivitas pembelajaran tatap muka cukup terasa di SMA Negeri 1 Batusangkar.

Kepala SMA Negeri 1 Batusangkar, Rahmad Hidayat menyebutkan, sekolah mulai diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka setelah hasil test covid keluar dan semuanya dinyatakan negatif. “Siswa yang melaksanakan tatap muka pada minggu ini hanya 50% dari kapasitas kelas masing-masing dan setengahnya lagi untuk minggu kedua. Bagi siswa yang di rumah dan tidak mendapatkan izin dari orangtua serta yang baru datang dari luar kota kita laksanakan proses belajar daring. Untuk siswa datang dari luar kota, diistirahatkan selama satu minggu, sebab tes swab tidak ada bagi siswa,” papar Rahmad.

Dalam pelaksanaan tahap awal proses belajar mengajar tatap muka ini, Senin (11/1), Kadis Pendidikan Kabupaten Tanah Datar, Riswandi di sela kunjungan ke SMA Negeri 1 Batusangkar menuturkan, baru sembilan sekolah yang sudah keluar hasil tes swab dan bisa melaksanakan PTM. “Mereka adalah SMKN 1 Batipuh, MAN 4 Tanah Datar, MAN Sumaniak, SMA Negeri 1 Batusangkar, SMA Negeri 1 X Koto, SMA Negeri 1 Lintau Buo, MAN Negeri 1 Tanah Datar,dan SMA Negeri 1 Parayangan, serta SMK Negeri 1 Batusangkar. Dari keseluruhan 27 SLTA, dan 55 SLTP, serta SD 305,” tutupnya. (Afrizaldi Noerdin)

Comment