Festival Ekonomi Syariah, Strategi Peningkatan Ekonomi dan Kreatifitas

Festival Ekonomi Syariah Sumbar
Pembukaan Festival Ekonomi Syariah Sumbar

Padang, Scientia – Festival Ekonomi Syariah (FESyar) jadi salah satu strategi tingkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi. Festival ini dilaksanakan untuk yang keempat kalinya dan Sumbar sebagai tuan rumah bagian Sumatra. Tahun ini, festival digelar secara virtual pada tanggal 14-20 September 2020.

Gubernur Sumatera, Irwan Prayitno berikan dukungan dan apresiasi untuk FESyar ini. Ia mengatakan kegiatan bertema “Penguatan Konektivitas ekonomi syariah sebagai pendorong ekonomi regional” ini sesuai dengan prinsip hidup orang minang. Yakni adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah. Hal ini disampaikan gubernur pada pembukaan FESyar 2020 di Aula Gedung Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Senin (14/09/2020).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Wahyu Purnama mengungkapkan bahwa kali ini terdiri dari 4 kegiatan utama yakni, pembukaan kegiatan, syariah ekonomi forum, syariah fair dan tabligh akbar. Kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai lomba bernuansa Islami.

Lomba terdiri dari pemilihan pondok pesantren dan lembaga siswa terbaik di Sumatra, pemilihan wirausaha muda berbasis syariah, lomba kreasi busana muslim dengan menggunakan kain daerah, lomba video tari daerah bernuansa islami, lomba acapela nasyid, lomba kreasi hijab.

“Selain itu, juga diadakan pameran produk UMKM secara virtual yang dapat dikunjungi melalui website www.fesyarsumatra.com,” imbuh Wahyu.

Di pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Sumbar, Kepala OJK Sumbar, Kemenag Sumbar, Ketua Umum MUI Sumbar, Kepala SKPD Provinsi dan Kab/Kota se-Sumbar, Pimpinan KPW dan Satker BI, pimpinan pondok pesantren, akademisi, pelaku usaha, serta awak media.(pzv/rls)

Comment