Inovasi Teknologi Alternatif Sertifikasi Benih Saat Pandemi

Kementrian Pertanian
Kementrian Pertanian

Padang, Scientia-Kementrian Pertanian RI memanfaatkan penggunaan inovasi teknologi untuk mendukung ketersediaan benih dalam negeri. Seperti melakukan sertifikasi benih lewat virtual, aplikasi dan memanfaatkan media elektronik, Selasa (1/9).

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mendorong penggunaan teknologi dalam melakukan sertifikasi benih. Penggunaan aplikasi seperti yang dilakukan BBPPTP Medan. Dalam sertifikasi online-nya, mereka menggunakan aplikasi Pesona Seribu. Proses administrasi yang diajukan petani pun secara elektronik dan mudah diakses.

Di kondisi pandemi Covid-19, Pengawas Benih Tanaman (PBT) melakukan pengawasan melalui media elektronik. Pemeriksaan lapangan melalui video call, aplikasi Zoom dan Skype.

Dokumentasi elektronik yang dilakukan PBT berupa foto dan video dikirim ke produsen dan disahkan kembali oleh BBPPTP. Sementara itu, untuk penerbitan sertifikat dilakukan setelah seluruh dokumen lengkap. Kemudian setelah situasi dinyatakan normal, dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap benih yang telah disertifikasi.(ams)

Comment