Buya Mujur Lubis: Saya Bukan Pembunuh

Panitia Kurban
Sapi Kurban Sudah Siap untuk Disembelih oleh Buya Mujur Lubis

Payakumbuh, Scientia— Pisau Buya H. Mujur Lubis membawa korban. Sepuluh nyawa melayang. Buya, warga Perumahan Bonai Indah, Kelurahan Koto Tangah, Kecamatan Payakumbuh Barat itu, masih belum berurusan dengan pihak berwajib. “Saya bukan pembunuh”.

Buya Lubis, imam dan guru TPQ Mushalla Al-Ikhlas Perum. Bonai Indah itu, ternyata bukan mengamuk. Tapi, melaksanakan tugas mulia, dipercaya melakukan penyembelihan 8 sapi dan 2 kambing, dalam acara qurban di komplek perumahan setempat, Sabtu (01/08).
Warga mempercayakan Buya Lubis untuk memotong hewan qurban dimaksud, agar pemotongan sesuai syariat Islam.
“Kita lega dan puas, mempercayakan penyembelihan hewan qurban kepada buya,” ucap Pelda (Purn TNI) Aidal, ketua Lingkungan Bonai Indah, di tengah kesibukan acara qurban Sabtu pagi.
“Alhamdulillah, Saya sudah menunaikan tugas dengan baik. Saya senang, warga mempercayakan tugas mulia ini. Saya bukan pembunuh. Tapi, jangan sebut Saya penjegal,” kata Mujur Lubis, ayah tiga anak ini sambil ketawa.
Keterangan Ketua Panitia Qurban Perum Bonai Indah Juprial didampingi Sekretaris Bakhtaruddin, menginformasikan, jumlah qurban di perumahan setempat tahun ini turun satu ekor. Mungkin, akibat pandemi Corona-19, katanya.
Walau begitu, warga mengaku puas, pelaksanaan hari raya qurban, berjalan lancar, tertib dan aman di Perumahan Bonai Indah. Semua warga turun serentak bergotong royong, menyukseskan pelaksanan qurban.
Kaum ibu membawa makanan, kaum bapak ikut memotong-motong daging. Tak kalah hebat chef Bonai Indah, Hendri Warman, Ketua RT 02 yang juga Sekretaris BKPSDM Payakumbuh, dibantu sejumlah ibu-ibu memasak kalio daging, untuk dimakan peserta goro.
“Sangat lahap makan kami selepas goro dan shalat zuhur. Indahnya kebersamaan,” ucap Ketua RT 01 Amrizal dan tokoh Bonai Indah Amrin Maarin dan Syamsurial sarta Zar, usai makan bersama.(*)

 

Comment