Guru Perlu Maksimalkan Pelayanan Pembelajaran

Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Marjanis disela-sela acara Workshop

Padang, Scientia—-Meskipun bukan satu-satunya sumber belajar bagi siswa, namun guru perlu memaksimalkan pelayanan dalam pembelajaran kepada siswa. Pelayanan yang dimaksud berupa pemberian materi pelajaran dengan baik sehingga siswa senang belajar dengan guru tersebut. Bahkan siswa merasa rindu ingin selalu belajar dan bertemu guru.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Marjanis usai acara pembukaan Workshop Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan MTsN 1 Kota Padang, Selasa (21/07) di aula madrasah. Menurut Marjanis, sebagai Aparatur Sipil Negara guru sudah menerima kesejahteraan yang cukup. Maka sudah selayaknya diimbangi dengan pelayanan prima dalam pembelajaran.

“Guru perlu memaksimalkan pelayanan pembelajaran kepada siswa. Apalagi dalam masa pandemi ini”, ujar Marjanis.

Tugas guru tidak hanya sebatas mengajar atau memberikan ilmu kepada siswa, namun lebih kepada pendidikan karakter. Di dalam situasi sekarang, banyak keluarga siswa yang terdampak pandemi. Oleh karena itu, guru diminta tidak lagi sekedar menjalankan kewajiban, namun lebih kepada pembentukan karakter siswa.

Kesejahateraan yang diterima guru bisa dimanfaatkan kembali untuk belajar dan memperbaiki proses pembelajaran kepada siswa. Dengan diperbaikinya proses pembelajaran maka pelayanan akan lebih baik. sehingga tidak ada siswa yang mengeluh karena minimnya pengetahuan yang diberikan guru. Apalagi dalam proses pembelajaran secara Daring.

“Selama kegiatan pembelajaran Daring, guru tetap berada di madrasah. Menjalankan tugas mengajar seperti biasa namun volume jam mengajar dikurangi sesuai dengan panduan kurikulum di masa darurat”, tambah Marjanis.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala MTsN 1 Kota Padang, Rifdawati. Menurut Rifda, setiap saat ilmu guru perlu diperbarui dan ditambah. Pembaruan tersebut bisa melalui pendidikan dan pelatihan baik secara langsung maupun secara online, seperti worskhop, seminar dan lokakarya.

“Ilmu terus berkembang. Jadi guru perlu mengikuti perkembangan biar tidak ketinggalan zaman”, tambah Rifda.

Guru perlu banyak belajar. Apalagi dalam proses pembelajaran Daring. Pembelajaran yang menuntut inovasi dan kreativitas guru secara online. Untuk itulah MTsN 1 Kota Padang melaksanakan workshop agar pembelajaran Daring di madrasah ini bisa terlaksana dengan baik.

Workshop Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan MTsN 1 Kota Padang dilaksanakan selama dua hari, 21-22 Juli 2020 dengan 75 orang peserta. Pemateri merupakan Mulyadi Wijaya, Pengawas Berprestasi tingkat Nasional tahun 2019 yang berasal dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat. Turut hadir dalam kegiatan Workshop tersebut Ketua Komite, Syafril Yusuf dan Pengawas Madrasah, Muhammad Nur. Idra

Comment