7.042 Debitur Bank Nagari Dapat Relaksasi

Padang, Scientia– Divisi Penyelamatan Kredit Bank Nagari, Sukardi mengungkapkan sebanyak 7.042 Debitur telah mendapatkan kebijakan relaksasi. Total kredit dari para debitur tersebut mencapai 1,3 triliun rupiah. Pemberian keringanan ini sebagai upaya penyelamatan usaha-usaha yang dijalankan oleh Nasabah.

Bank Nagari menyikapi restrukturisasi dengan cepat, tanpa mengabaikan prosesdur yang telah ditetapkan pemerintah maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk itu dibuat kebijakan kategori debitur yang harus mendapatkan keringanan yaitu Debitur terdampak berat, sedang, dan ringan.

“Memang pandemi telah berdampak pada nasabab kami, namun kami tetap memperhatikan saran-saran dari OJK,” ujar Suakrdi dalam Webinar Pusat Studi Hukum Ekonomi (PSHE) Unand, Rabu (15/7).

Sementara itu Kepala OJK Sumbar, Misran Pasaribu mengatakan, perbankan dan lembaga keuangan non-bank sudah terkena dampak dari musibah pandemi Covid-19. Terjadi penurunan transaksi pada industri keuangan yang melibatkan masyarakat sebagai nasabah.

“OJK berperan mengatur dan mengawasi perbankan dan industri keuangan, tetapi juga melindungi masyarakat sebagai konsumen,” kata Misran.

Selain itu Direktur PSHE, Wetria Fauzi mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Bank Nagari.

“7.042 Debitur yang mendapat relaksasi sangat luar biasa, apalagi nilainya mencapai 1,3 triliun rupiah,” kata Wetria yang memoderatori Webinar PSHE.(YRP)

Comment