Wabup Sijunjung Dituntut 5 Bulan Penjara

Wabub Sijunjung
Terdakwa Arrival Boy menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kelas I A Padang, dengan agenda tuntutan, Selasa (14/7)

Padang, Scientia – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sijunjung Arrival Boy, dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Padang lima bulan pidana penjara. Wabup tersebut dinilai bersalah melakukan tindak pidana pengrusakan Kantor Golkar Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

“Hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa mengakibatkan kerusakan pada kantor DPD Golkar. Terdakwa tidak memberikan suri tauladan sebagai wakil bupati. Hal-hal yang meringankan terdakwa, telah mengganti kerusakan pada kantor DPD Golkar,” kata JPU Pitria, saat membacakan amar tuntutannya, Selasa (14/7), di Pengadilan Negeri (PN) Padang.

JPU menambahkan, perbuatan terdakwa melanggar pasal 406 ayat 1 ke 1 KUHP.

Menanggapi hal tersebut, terdakwa yang tidak didampingi Penasihat Hukum (PH), mengajukan pembelaan (pleidoi).

“Minta waktu kepada majelis” ujar terdakwa.

Menanggapi hal tersebut, sidang yang diketuai Ade Zulfiana Sari, memberikan waktu satu Minggu.

“Baiklah saya berikan waktu satu minggu, kalau tidak siap masih saya berikan waktu lagi,” tegas hakim ketua sidang.

Sebelumnya, kasus serupa juga pernah disidangkan di Pengadilan Negeri Kelas I A Padang. Dimana pada saat itu yang menjadi terdakwanya adalah Hartani dan Haliman Hamid.

Dalam kasus tersebut, kedua terdakwa telah divonis oleh, majelis hakim PN Kelas IA Padang, dengan hukuman masing-masing tiga bulan kurungan. Namun pada saat itu, kedua terdakwa mengaku pikir-pikir.

Dalam berita sebelumnya, bahwa pada tanggal 15 April 2018, telah terjadi pengerusakan di kantor Golkar Sumbar. Dimana para pelaku merusak kaca dan inventaris kantor Golkar. Akibat kejadian ini, para pelaku harus berurusan dengan hukum. (Ari)

Comment