Perda LP2B untuk Lindungi Sawah Masyarakat

Padang Pariaman
Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni bersama Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Lubuk Alung, Scientia — Untuk melindungi lahan sawah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman saat ini telah membuat Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Demikian disampaikan Ali Mukhni ketika menanam benih bersama Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Acara tersebut dinamai Gerakan Tanam Padi di Kelompok Rawang Lokan Nagari Punggung Kasik, Lubuk Alung.

“Perda ini sudah disingkronisasikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), tujuannya untuk melindungi lahan sawah masyarakat di Padang Pariaman,” ujar Ali Mukhni pada Selasa (14/7) di Lubuk Alung.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan Padang Pariaman yang memiliki luas sawah sebesar 22.856 Ha dengan luas tanam padi 62.303 Ha dan luas panen padi 61.708 Ha itu dapat memproduksi padi sebanyak 293.360 Ton atau setara beras 159.334,11 Ton, dimana saat ini surplus beras sebanyak 128.083,34 Ton.

“Sedangkan, jumlah Kelompok Tani (Poktan) di Padang Pariaman kurang lebih 1.200 Poktan, dengan jumlah alsintan atau biasa disebut hand traktor roda dua sebanyak 1.179 unit,” terangnya.

Padang Pariaman juga telah memiliki atau melahirkan Varietas Unggul Lokal Papanai yang telah disertifikasi oleh Kementrian Pertanian Republik Indonesia tahun 2019.

Gubernur Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan agar Padang Pariaman lebih memaksimalkan pemanfaatan lahan dan penggunaan bibit.

“Jangan sampai ada lahan kosong yang terbengkalai. Semoga lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pertanian serta lakukan masa tanam secepat mungkin. Jangan sampai lahan tersebut dibiarkan menganggur lama, serta terus tingkatkan produktivitas,” harapnya. (AKB/Rls)

Comment