MATSAMA Penting Untuk Pengenalan Siswa

Kepala MTsN 1 Kota Padang, Rifdawati saat membuka kegiatan MATSAMA

Padang, Scientia—- Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) tingkat MTsN 1 Kota Padang dimulai. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala MTsN 1 Kota Padang, Rifdawati, Senin (13/07) Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut menghadirkan siswa barus ecara bertahap.

Menurut Rifdawati, kegiatan MATSAMA ini penting untuk memperkenalkan lingkungan madrasah kepada siswa baru. Apalagi dengan sistem pembelajaran Daring yang akan diikuti siswa mulai semester ini.
“Siswa baru membutuhkan pengenalan terhadap madrasah, mulai dari sejarah, mata pelajaran dan juga wali kelasnya, kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap”, tambah Rifda.

Siswa akan merasa asing dengan lingkungan sekolah barunya. Apalagi selama di jenjang SD mereka belum mengenal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam seperti Bahasa Arab, Fiqih, SKI, Aqidah dan Qur’an Hadist. Pada saat MATSAMA hal itu dijelaskan. Termasuk sistem pembelajaran Daring yang akan diikuti siswa.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua MATSAMA MTsN 1 Kota Padang, Maryani Sastera. Menurut Maryani, kegiatan ini diikuti oleh 320 orang siswa baru yang terbagi ke dalam lima sesi. Setiap sesi berjumlah 64 orang.“siswa dibagi ke beberapa sesi dan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak aman”, tambahnya.

Kegiatan MATSAMA dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu. Masing-masing sesi hanya dua jam. Dalam kegiatan tersebut diberikan materi oleh wakil kepala madrasah tentang sejarah madrasah, sistem pembelajaran dan tata tertib di MTsN 1 Kota Padang.

Siswa yang masuk ke madrasah dicek suhu badannya dan orangtua yang mengantar tidak dizinkan masuk ke lingkungan madrasah.

Sementara itu, dari pantauan scientia, meskpun sudah keluar Instruksi Walikota Padang tentang Metoda Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) semester ini, namun di beberapa sekolah tetap dilaksanakan pembelajaran tatap muka, seperti SD swasta di kawasan Tunggul Hitam Padang.

Pembelajaran tetap dibagi beberapa sesi namun langsung tatap muka di sekolah. Sedangkan di beberapa SMPN juga dilakukan pertemuan orangtua dengan Wali kelasnya secara berjenjang. Id

Comment