Tak Terima Pelaksanaan PPDB, Ratusan Orang Tua Siswa Datangi DPRD Padang

Unjuk Rasa Terkait PPDB
Ratusan orang tua siswa melakukan protes sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Gedung DPRD Kota Padang, Selasa (07/07)

Padang, Scientia – Ratusan orang tua siswa mendatangi Gedung DPRD Kota Padang Selasa (7/7), sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka melakukan protes sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), yang seleksi penerimaannya berdasarkan usia.

Menurut para orang tua yang didominasi oleh ibu-ibu tersebut, pelaksanaan PPDB Kota Padang jalur zonasi tidak transparan. Selain itu, menurut mereka terdapat indikasi kecurangan.

Perwakilan orang tua siswa, Riama (45) , meminta Disdik Kota Padang agar transparan dalam menayangkan hasil seleksi jalur zonasi.

“Kami butuh transparasi dan tidak ada yang ditutupi, agar siswa yang tergeser tahu kenapa mereka tergeser. Kalau begini, kenapa yang asal sekolahnya jauh diterima sedang ada yg dekat yang lebih berhak,” katanya.

Sementara itu, salah seorang orang tua murid Okta (38), warga Alai Parak Kopi juga mendesak disdik untuk membatalkan pelaksanaan PPDB yang sudah berjalan. Ia juga berharap Disdik bisa mengulang prosesnya dari awal.

“Kami berharap proses ini bisa diulang kembali. Karena PPDB ini bentuk diskriminatif terhadap siswa yang lebih muda,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kota Padang Wismar Panjaitan menyarankan supaya Disdik bisa memenuhi permintaan orang tua siswa. Ia mengatakan, supaya Disdik bisa tambah kuota dan lakukan dua shift.

“Jangan sampai terhambat usia anak-anak tidak sekolah. Seharusnya wajib belajar sembilan tahun ini tidak boleh ada hambatannya,” kata Wismar.

Sementara, Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani menegaskan, sebelum pengumuman penerimaan sekolah diumumkan Rabu (8/7), maka Disdik harus menemukan solusinya agar anak-anak bisa sekolah di negeri.

“Jika perlu, ditunda pengumuman penerimaan sekolah ini,” ungkapnya.

Syafrial menuturkan, bila Kepala Disdik tidak bisa menemukan solusinya, diganti saja dengan yang profesional dibidang nya.

Kepala Disdik Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan, akan mencarikan solusinya agar anak-anak tertampung disekolah negeri.

“Sebelum pengumuman Rabu (8/7), maka kami akan mencarikan jalan keluarnya, ” sebut Hanibul. (ARI)

Comment