PMII Padang Gelar Diskusi Anti Intoleransi dan Radikalisme

Padang, Scientia – Dalam rangka mencegah penyebaran tindakan Intoleransi, Radikalisme dan Radikalisme di wilayah Kota Padang khususnya di lingkungan Kampus, jajaran Unit 3 Sat Intelkam Polresta Padang mengandeng Organisasi Kepemudaan (OKP) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Padang.

Polresta Padang yang diwakili Personil Sat Intelkam Polresta Padang mengadakan diskusi publik dengan OKP PMII Cabang Padang, dengan tema tingkatkan Profesionalisme OKP PMII Cabang Padang dalam menjawab tantangan isu Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme guna mendukung Sitkamtibmas yang kondusif di Kota Padang bertempat di Kampus Universitas Nahdatul Ulama Sumbar Jl. Palarik Aia Pacah Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Senin, (6/7).

Acara yang dibuka langsung oleh ketua umum OKP PMII Cabang Padang Muharsyad Al Azip dihadiri oleh Pengurus dan Kader OKP PMII Cabang Padang, Presma BEM Univ. Nahdatul Ulama Sumbar dan Personil Unit 3 Sat Intelkam Polresta Padang beserta Pemateri dan Tamu Undangan.

Sat Intelkam Polresta Padang yang diwakili oleh Aipda Anton Yose Hari Esa menyampaikan Materi tentang Intoleransi dan Radikalisme.

“Acara ini bertujuan agar OKP PMII Cabang Padang bisa menjadi pelopor kamtibmas dikalangan pemuda dan millenial serta mahasiswa dalam mencegah terjadi kasus
Intoleransi, Radikalisme dan Radikalisme,” kata Aipda Anton Yose Hari Esa.

Ketua umum OKP PMII Cabang Padang Muharsyad Al Azip mengatakan bahwa OKP PMII Cabang Padang sangat peduli dan prihatin dengan kasus Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme yang terjadi di Indonesia.

“Kami Menghimbau Kader PMII bisa memberikan edukasi kepada masyarakat yang mudah terpengaruh media sosial dalam menerima berita yang sifatnya hoax dan memprovokasi masyarakat sehingga menentang tatanan kenegaraan dan pemerintah, serta nembantu masyarakat menyaring berita dan informasi dalam sebuah serikat kelompok ataupun media sosial.

Ia juga mengatakan pemikiran radikal sekarang sudah banyak masuk dalam dunia pendidikan terutama dunia kampus yang notabene mahasiswa yang tidak mempunyai basic keagamaan.

“Hal ini perlu diberikan edukasi dan menghimbau mahasiswa agar dapat memilih organisasi atau serikat yang tidak berseberangan dengan keagamaan kebangsaan dan kenegaraan,” tuturnya.

Acara diakhiri dengan deklarasi dari OKP PMII Cabang Padang menolak Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme dan mendukung Polresta Padang untuk menjaga Harkamtibmas yang kondusif di Kota Padang.(frl).

Comment