Peran Aktif Guru Dituntut di Era New Normal

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion

Payakumbuh, Scientia – Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion buka lokakarya bagi 51 tenaga pendidik dan kependidikan di SMPN 8 Payakumbuh, Kamis (2/7).

“Di tengah masa tatanan normal baru, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan proses belajar mengajar yang sesuai dengan protokol kesehatan. Oleh karena itu, sekolah sebagai lembaga pendidikan pemegang kendali dalam mobilisasi massa, maka proses dengan mengikuti aturan protokol kesehatan perlu diberlakukan,” kata Agustion.

Ia mengatakan bahwa penguatan metode belajar melalui peran aktif guru harus ditingkatkan jika belajardari rumah jadi diterapkan.

“Kita berharap tenaga pendidik dapat menanyakan banyak hal kepada narasumber lokakarya, apa saja yang dibutuhkan guru menyongsong pendidikan di masa pandemi ini, jangan sungkan bertanya karena ilmu itu bakal bermanfaat demi terlaksananya pendidikan yang baik di Payakumbuh ini,” pesan Agustion.

Sementara itu Kepala SMPN 8 Payakumbuh Hendri S, berjanji akan terus mendorong tenaga pendidik di sekolahnya untuk terus menggali ilmu dan mencari inovasi-inovasi yang efektif digunakan dalam mengajar nanti. Baik itu melalui lokakarya ini maupun referensi dari internet.

“Bagaimana mengaplikasikan metode yang maksimal dalam mengajar siswa, wabah Covid-19 ini baru pertama kali kita hadapi, maka kita jangan sampai kalah, butuh kreativitas tenaga pendidik mengelola SDM siswa dengan baik, itu yang kita harapkan,” ujarnya.

Diterangkan, persiapan alat kesehatan untuk mendukung masuk sekolah kembali di tengah wabah Covid-19 seperti thermo gun dan tempat cuci tangan bagi siswa sudah disiapkan, tinggal tenaga pendidik dan kependidikan yang diberi bekal.

Lokakarya ini turut dibuka bersama Pengawas Satuan Pendidikan SMPN 8 Kota Payakumbuh Dalsisub, S.Pd., Ketua Panitia Andi Waskito, dan Narasumber Drs. Armi, MM., Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.(TM)

Comment