Agripreneur Covid-19 Muncul saat Pandemi

Dosen Pertanian Unand, Ferdinal Asful saat memberikan pelatihan.

Padang, Scientia– Sebanyak 38 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas berwirausaha di bidang pertanian selama pandemi Covid-19 melanda Sumatera Barat. Mereka memasarkan berbagai macam produk segar maupun olahan yang dipasarkan dengan sistem online. Mulai dari sayuran organik seperti kangkung, bayam, cabai, hingga olahan berbahan baku pisang, jengkol dan jahe merah dan lainnya.

Gerakan tersebut diinisiasi oleh seorang dosen, Ferdhinal Asful, yang memotivasi para mahasiswanya untuk terus bergerak kreatif dalam bidang pertanian. Mahasiswa ini tergabung dalam sebuah grup Whatsapp bernama Agripereneur Covid-19 yang awalnya ditujukan untuk menghimpun mahasiswa yang masih berada di Padang dan berhak menerima bantuan dari fakultas.

“Mahasiswa harus ikut berkontribusi dalam menghadapi Covid-19, bukan hanya sebagai penerima bantuan. Saya menawarkan berbagai ide untuk direalisasikan mahasiswa. Baik itu gerakan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19 di sekitar kampus, maupun wirausaha.” Ujar Ferdhinal.

Ide-ide dosen 50 tahun tersebut satu persatu direalisasikan oleh para mahasiswanya yang terus bermunculan menawarkan berbagai produk pertanian. Melihat keinginan mahasiswa yang besar tersebut membuat sang dosen pun tambah bersemangat. Terutama dalam menghubungkan jaringan pemasaran yang dimilikinya.

“Mereka itu masih muda, harus kreatif dan mandiri. Harapannya, semangat berwirausaha semacam ini akan terus berlanjut dan menularkan semangat yang sama kepada rekan-rekan mahasiswa lainnya,” Tutup Ferdhinal. (AMS)

Comment