87 % UMKM Belum Terkoneksi Secara Digital

UMKM Indonesia
Menteri Koperasi & UKM RI, Teten Masduki dan Wakil Direktur Utama Bank BRI, Catur Budi Harto

Jakarta, Scientia – Dari sekitar 60 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Indonesia, baru sekitar 13% yang terkoneksi secara digital.

Penilaian tersebut disampaikan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki saat melakukan diskusi daring yang digelar Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) di Jakarta, Selasa 30 Juni 2020.

“Kami akan terus mendorong UMKM untuk terintegrasi secara digital dari segi pembayaran atau digital payment.  Karena adanya perubahan perilaku konsumen yang lebih memilih berbelanja secara online,” ujar Teten Masduki.

Selain itu pelaku UMKM juga dituntut untuk memiliki standar yang tinggi, terutama pada aspek pengolahan yang lebih higienis, produk yang bebas dari COVID-19, dan sebagainya.

“Ada catatan menarik yang mungkin bisa kita sama-sama perkuat yakni terdapat sebagian UMKM yang bisa tumbuh dan bertahan karena telah bertumbuh ke pasar daring atau marketplace online sehingga telah terhubung ke ekosistem digital,” kata Teten seperti dikutip dari laman Tempo.

Menkop UKM menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo meminta pada akhir tahun ini harus mencapai 10 juta UMKM yang terhubung dengan market online.

Selain itu UMKM yang bisa bertahan adalah UMKM yang berhasil melakukan adaptasi bisnis dan inovasi produk sebagai respons atas perkembangan permintaan pasar.

“Dua hal ini menjadi penting adalah mempercepat modernisasi UMKM, termasuk digitalisasi,” ujar Teten Masduki.(*)

Comment