Fraksi Demokrat Minta OPD Penanggungjawab Main Stadium Dievaluasi

Padang, Scientia- Fraksi Demokrat DPRD Sumbar meminta pada gubernur agar OPD yang bertanggung jawab dalam Pembangunan Main Stadium diperiksa Inspektorat.

Hal ini disampaikan oleh Fraksi Demokrat, pada saat memberikan Pendapat Akhir dalam Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Sumbar tgl 24 Juni 2020 .

Juru bicara Fraksi Demokrat, HM Nurnas mengatakan, fraksi ini melihat banyak keganjilan dalam pembangunan Main Stadium Lubuk Alung yang dilakukan tiga tahap. p
Penganggaran awalnya Rp10 miliar, kemudian ditambah menjadi Rp. 100 miliar dan akhirnya diputuskan menjadi Rp.170 miliar, namun hal tersebut tidak bisa direalisasikan OPD terkait, hanya terealisasi 60,58 persen, dengan berbagai permasalahan.

“Permasalahan main stadium tersebut diantaranya, kursi sudah dipasang namun atapnya belum ada, selain itu, pembebasan lahan jalan masuk menuju main stadium, masih belum bisa diselesaikan secara keseluruhan,” kata Nurnas.

Menurut dia, hal yang paling ganjil adalah, adanya adendum sampai 3 kali, pada hal itu semestinya tidak perlu terjadi, karena kontrak di bulan Juli 2019 dan anggaran sudah ada, dan perpanjangan pekerjaan, dilakukan lewat tahun anggaran tahun 2019 sampai bulan Mei 2020, kemudian diperpanjang lagi sampai Agustus 2020, hal ini tidak sesuai dengan aturan berlaku.

“Kita fokus pada hal tersebut dulu, karena Main Stadium yang akan dijadikan tempat pembukaan MTQ pada November mendatang akan bermasalah, diragukan ini bisa dipergunakan, jika hal itu dibiarkan, maka kami dari Fraksi Demokrat mendesak agar OPD yang berkaitan segera di evaluasi, termasuk BAPEDA sebagai Badan Perencana Daerah juga perlu di evaluasi, karena tidak matang dalam kajian dan membuat anggaran,” tegas H.M. Nurnas yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar, bidang hukum dan pemerintahan tersebut.

Ditambahkannya, jika hal ini terus dibiarkan,maka pembahasan anggaran akan terus berefek negatif pada penyerapan anggaran berikutnya, dan membuat penetapan keuangan menjadi tidak efesien serta efektif.(pzv)

Comment