Mahasiswa KKN UNP diterima Camat Payakumbuh Barat

Silaturrahmi Mahasiswa KKN UNP dengan Camat Payakumbuh Barat

Payakumbuh, Scientia—Mahasiswa yang ikut program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Padang (UNP) diharapkan dapat menimba ilmu lapangan dengan baik. Demikian diungkapkan Camat Payakumbuh Barat L. Kefrinasdi saat menerima secara resmi mahamsiswa UNP di Kantor Lurah Padang Data Tanah Mati (PDTM), Rabu (24/6). Menurut Kefrinasdi mahasiswa KKN UNP dapat memanfaatkan momen KKN untuk betul-betul menimba ilmu, bukan untuk gaya-gayaan semata.

“Mahasiswa bisa bersama Karang Taruna melakukan kegiatan positif, banyak waktu luang untuk melaksanakan kegiatan yang bermanfaat. Termasuk dengan PKK, KWT, dan bundo kanduang, KKN ini jangan sebagai syarat saja, namun meninggalkan bekas oleh masyarakat,” ujarnya.

Camat juga menyampaikan informasi bahwa selain mahasiswa UNP, juga ada mahasiswa UIN dan UNAND yang juga tengah KKN dan akan melaksanakan kegiatan gerak jalan santai di Batang Agam sekaligus aksi bersih-bersih bersama.

“kegiatan ini sebaiknya dibudayakan kepada masyarakat untuk mencintai lingkungan. Tentu saja penggeraknya anak-anak muda,” tutup Camat.

Sementara itu, Lurah PDTM Rudi Arnel mengatakan dengan hadirnya mahasiswa KKN UNP ini dapat membantu penanggulangan kesehatan untuk Covid-19. Seperti di tempat ibadah, mahasiswa bisa mensosialisasikan protokol kesehatan kepada warga dengan aturan memakai masker, cuci tangan, dan pengukuran suhu tubuh dengan thermo gun.
“Kita akan dukung kegiatanya termasuk membuat hand sanitizer di kelurahan bersama warga. Intinya kehadiran mahasiswa diharapkan memutus mata rantai Covid-19, sesuai tema KKN mereka kali ini,” pungkas Lurah.

Perwakilan Mahasiswa UNP, Muhammad Hazri Zein, warga Tarok menyebutkan sebanyak 7444 mahasiswa UNP melaksanakan KKN dari bulan Juni -Juli 2020 secara mandiri. Sementara itu 14 orang ditempatkan di daerah ini.

“KKN boleh dilakukan di lokasi mahasiswa berdomisili, contohnya bila ada yang kampungnya di Jawa dan tidak bisa pulang karena Covid-19, maka mereka boleh KKN di Kota Padang. Biasanya ditentukan bersama-sama pihak kampus, KKN kali ini bisa mandiri dan bisa berkelompok tergantung kondisi wilayah masing-masing,” ujarnya. TM

Comment