Perubahan Pola Pikir Guru Salah Satu Kunci Penerapan Merdeka Belajar

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi

Padang, Scientia— Perubahan pola pikir guru ke arah yang lebih maju menjadi salah satu kunci kesuksesan Pendidikan dalam menerapkan Merdeka Belajar di Kota Padang. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi ketika menjadi nasu sumber kunci dalam seminar online Merdeka Belajar dan Revisi RPP sesuai SE Mendikbud No.14 Tahun 2019 yang digelar Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Padang, Senin (22/06). Menurut Habibul, perubahan pola pikir penting sekali karena guru menjadi motor penggerak pendidikan.

“Guru harus berpikir lebih maju. Jangan hanya terjebak rutinitas dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa”, ujar Habibul.

Lebih lanjut Habibul menjelaskan, di tengah kondisi zaman yang pembelajarannya di onlinekan, guru harus lebih maju lagi. Jangan hanya sekedar menunaikan tugas dan mengejar target mengajar saja. Reformasi dan inovasi harus dilakukan untuk tercapainya merdeka belajar. Di tahun 2020 ini misalnya siswa mengikuti Asesmen Kompetisi Minimum (AKM), secara tidak langsung sudah merobah pola pikir peserta didik. Guru diminta menyiapkan siswa mengikuti penilaian yang nantinya berimbas pada pola pikir siswa ke arah lebih baik. Selain itu, penyederhaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan membangun kolaborasi dengan komunitas belajar juga menjadi kunci untuk suksesnya program merdeka belajar yang sudah dicanangkan Mentri Pendidikan Nasional.

Hal yang sama juga diungkapkan, Mulyadi, Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yang sekaligus pemateri dalam seminar tersebut. Menurut Mulyadi situasi pendidikan saat ini sangat mencengangkan. Kelasnya abad ke-19, gurunya abad ke-20 sementara siswanya sudah abad ke-21. Seharusnya guru jauh lebih maju dari pada siswa. Nah ditengah kondisi yang terjadi kemauan dan pelatihan online salah satu solusi yang harus dilaksnakan guru. Jangan hanya menerima saja setiap perubahan yang terjadi.

“Guru perlu perubahan-perubahan, mulai dari pembuatan RPP sampai kepada praktiknya di kelas. Guru tidak lagi satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Guru harus menerapkan langkah seribu untuk menghasilkan siswa yang bermutu”.

Sementara Ketua IGI Kota Padang, Yosi Shandra mengaku memang cukup sulit merobah kebiasaan yang sudah ada, namun berjanji akan terus mengupayakan peningkatan kulitas guru melalui seminar-seminar dan diskusi bersama guru. Dengan jumlah guru lebih dari sepuluh ribu orang di Kota Padang, perlu pola terarah untuk memberikan pencerehan. IGI berjanji akan memberikan yang terbaik untuk perkembangan pendidikan di Kota Padang

Seminar Merdeka Belajar dan Revisi RPP sesuai SE Mendikbud No.14 Tahun 2019 secara online melalui aplikasi webex diikuti puluhan guru Kota Padang. Selanjutnya pendampingan praktik menulis RPP satu lembar juga difasilitasi IGI selama satu bulan ke depan. [Idra]

Comment