Satu Ton Ikan Hasil Panen Politeknik Pelayaran Sumbar diserahkan Kepada Masyarakat

Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni Menyerahkan Ikan Kepada Masyarakat

Padang Pariaman, Scientia – Satu ton ikan hasil panen  Politeknik Pelayaran Sumbar diserahkan kepada masyarakat. Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni yang menyerahkan hasil panen ikan tersebut kepada masyarakat menyatakan bahwa dari laporan Direktur Poltekpel Sumbar diketahui bahwasanya Budidaya perikanan memanfaatkan Embung di belakang kampus Poltekpel tersebut. Demikian diungkapkan Ali disela-sela acara panen raya ikan di embung kampus tersebut, Minggu (21/06)

“Budidaya ikan menggunakan media keramba Tancap dengan memasang keramba sebanyak 6 unit, masing masing unit ditebar 3000 ekor benih nila strain nirwana super, dipelihara selama 4 bulan dengan perkiraan panen lebih dari satu ton”, jelas Ali

Lebih lanjut Ali memberikan apresiasi dan kebanggaan terhadap perkembangan kampus Poltekpel Sumbar dengan jumlah mahasiswa 750 orang se-Indonesia ini.

“Tidak sia- sia saya perjuangkan pembangunan kampus ini yang penuh tantangan, sekarang telah kita lihat hasilnya yang banyak memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar maupun peningkatan perekonomian di wilayah ini,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Politeknik Pelayaran Sumbar, menyatakan sangat bangga dengan hasil yang diperoleh. Apalagi diserahkan keada masyarakat sekitar kampus, yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita berharap, panen ikan ini bisa dinikmati bersama masyarakat”, jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Komandan Yonmarhanlan II, Mar Sugeng Prayitno usai  melaksanakan Panen Ikan Nila bersama prajurit Lantamal II  di Embung sekolah tersebut.  Menurut Mar Sugeng budi daya ikan dilaksanakan dalam rangka menjamin serta meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Dengan adanya panen ikan dan dibagikan ke masyarakat akan menambah pasokan gizi pangan masyarakat.

Hasil panen ikan diserahkan kepada masyarakat sekitar Tiram dan Ketapiang serta dimanfaatkan oleh mahasiswa Poltekpel Sumbar sebagai lauk pauk. (AKB)

Comment