Sempat Menguat Kemarin, IHSG Hari ini Diprediksi Terkonsolidasi

Jakarta, Scientia – Peluang pelemahan indek harga saham gabungan (IHSG) masih terlihat cukup besar, mengingat investor asing masih mencatatkan capital outflow (aliran modal asing yang keluar) secara year to date (ytd).

Hari ini, Rabu (17/06), IHSG diprediksi mengalami konsolidasi dan diperkirakan bergerak di rentang 4.698 – 4.996.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan kemarin (16/06) menguat 3,53 persen ke level Rp4.986,457. Penguatan itu menjadi yang tertinggi sejak 6 April 2020 sebesar 4,07 persen.

Sepanjang sesi perdagangan, sebanyak 341 saham menguat, 102 terkoreksi, dan 145 stagnan. Total nilai transaksi di pasar reguler, negosiasi, serta tunai senilai Rp8,524 triliun.

Investor asing tercatat membukukan net sell atau jual bersih Rp602,39 miliar. Total net sell di seluruh papan perdagangan senilai Rp10,88 triliun secara year to date (ytd).

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan pergerakan IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari fase konsolidasi wajarnya. Penguatan IHSG juga ditopang oleh menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, seperti ditulis laman bisnis.com.

Investor dapat memantau saham ASRI, TLKM, PWON, BBCA, AALI, JSMR, BBRI.(*)

Comment