XIAOMI Berjaya Disaat Corona

Jakarta, Scientia—Industri telepon pintar (smartphone) menjadi salah satu sektor yang terkena imbas corona. Semua penjualan merek telepon pintr dunia anjlok pada quartal 1(Q1) 2020 ini jika dibandingkan dengan Q1 tahun 2019 yang lalu atau year on year (YoY).

Dilansir dari CNBC Indonesia hari ini (15/06), raja telepon pintar dunia Samsung mengalami penuruann yang signifikan pada Q1 2020 ini. Dengan penjualan sebanyak 55.333 unit, menurun 22,7% dibanding Q1 2019, dimana penjualan Samsung mencapai 71,621 unit.

Berada pada peringkat berikutnya yaitu Huawei. Merek dagang asal China ini mengalami penurunan yang cukup besar yaitu sebesar 22,3 %, dengan volume penjualan Q1 2020 sebesar 42,499 unit dibanding tahun Q1 2019 yang mencapai 44,569 unit. Ini tak lepas dari perang dagang AS-China. Dimana Google tidak diizinkan beroperasi di telepon pintar besutan China tersebut. Hal itu membuat konsumen mempertimbangkan untuk membeli merek Huwawei.

Produk asli Amerika, Apple juga mengalami penurunan penjualan akibat lockdown yang diberlakukan disaat pandemi Covi-19. Namun Apple diprediksiakan melejit pada quartal 2 2020, karena dikabarkan perusahaan yang dipimpin James Cook ini akan mengadakan diskon besar-besaraan saat pameran di China yang akan dilaksanakan tahun ini. Dikabarkan produk I-phone 11 dan Iphone 11 X akan dijual sekitar 4500 Yuan atauhanya sekitar Rp. 9 Jutaan saja.

Produk besutan China lainnya, Oppo juga mengalami penurunan sebesar 19% dengan penjualan 23,949 unit dibanding Q1 2019 yang mencapai 29,589 unit.

Dari semua itu, Merek China Lainnya, Xiaomi menjadi satu-satunya merek telepon pintar dunia yang mengalami peningkatan penjualan sebesar 14 % pada q1 2020 ini. Tak lepas dari gencarnya promosi perusahaan tersebut. Ditambah dengan rencana peluncuran Xiaomi Redmi Note 9 tahun ini. Walaupun dengan presentase yang kecil, perusahaan ini optimis penjuaannya akan meningkat lagi tahun ini. (TM)

Comment