5000 KK Berhak Menjadi Penerima BLT di Padang Pariaman

Parit Malintang, Scientia — Sebanyak 5000 Kepala Keluarga (KK) di kabupaten Padang Pariaman akan menerima dana Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten.

Hal ini diungkapkan saat konfresi pers Humas Pemkab bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinSosP3A), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Kepala Badan Keuangan Daerah. Guna meluruskan kesimpangsiuran informasi yang beredar ditengah masyarakat.

“Tiga bantuan telah tersalurkan. Saat ini penyaluran bantuan APBD sedang menunggu proses verivikasi dari BPKD. Nantinya dana tersebut akan disalurkan kepada 5000 KK se-Kabupaten Padang Pariaman,” jelas Syafriwal, Kepala Dinas SosP3A.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos P3A, Mardi, yang ikut mendampingi, menyatakan bahwa seluruh bantuan dampak sosial ekonomi dampak Covid-19 ini hanya dapat mengakomodir 50%-60% masyarakat miskin di masing-masing Nagari.

“Dalam artian, tidak semua masyarakat Padang Pariaman menerima bantuan tersebut,” ucap Mardi.

Senada dengan itu, Plt. BPKD Padang Pariaman Armeyn Rangkuti mengatakan saat ini BPKD tengah menyelesaikan persyaratan administrasi terkait penyaluran bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten ini.

“Diperkirakan soal administrasi akan selesai hingga tiga hari kedepan. Setelah itu maka bantuan ini akan segera disalurkan,” jelas Armeyn yang juga merangkap sebagai kepala BKPSDM.

Pada waktu yang sama Kepala DPMD Erman, S.Sos juga menerangkan bahwa Dana Desa yang ditransfer dari pusat sebesar 88 Miliar rupiah. Namun setelah ada perubahan dari pusat, jumlahnya berkurang menjadi 73 Milyar Rupiah.

“Dengan berkurangnya Dana Desa menjadi 73 M, otomatis pada setiap Nagari terjadi pengurangan. Mengenai pendistribusian BLT Dana Desa hari ini telah kita salurkan 95%, bahkan ada beberapa nagari sedang mempersiapkan pencairan BLT Dana Desa tahap II ,” terangnya. (AKB/Rls)

Comment