Afrizal Kritik BLT Provinsi Sumbar Tak Dilanjutkan

Padang, Scientia- Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Afrizal sebagai Ketua Komisi yang membidangi keuangan tak sependapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Pemprov Sumbar yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak Covid-19 diputuskan Gubernur Sumbar.

”Kok distop, miris kalau BLT tahap dua periode Juli-September tidak dilanjutkan oleh Gubernur Sumbar,”ujar politisi senior Partai Golkar Sumbar, Senin (7/6) di Padang.

Afrizal pun membeberkan ketaksinkronan alasan gubernur tentang APBD yang tidak mampu melanjutkan program BLT jaring pengaman sosial terdampak Covid-19.

”APBD Sumbar cukup mampu tacle BLT tahap dua itu kok. Dari refocussing APBD tahap dua direncanakan penanganan Covid Rp 2,9 triliun, tidak menambah banyak gubernur melanjutkan BLT tahap dua,”ujar Afrizal.

Menurut dia, postur APBD Sumbar untuk BLT tahap dua bisa, karena dari perencanaan direfocussing tahap dua untuk Belanja Langsung APBD Sumbar Rp 2, 9 triliun tahap satu, tahap dua Rp 2,098 triliun.

”Artinya jika perencanaan penanganan covid-19 Rp 600 miliar, maka masih ada program penanganan Covid-19 anggaran tersisa Rp 1.5 tiliun. Sementara untuk BLT sendiri disiapkan anggaran Rp 215 miliar untuk tiga bulan. Rasanya intuk BLT tahap dua porsi dari APBD masih bisa tidak besar menambahnya,”katanya lagi.

Harapan Komisi III DPRD Sumbar, sambung dia, kalau sudah ada alokasi anggaran untuk Covid-19, sebaiknya Gubernur Sumbar lanjut ke pembayaran BLT tahap dua periode Juli-September. “Kalau sisa BLT tahan satu yang satu bulan lagi, 10-15 Juli sudah bisa dicairkan lagi,”tukasnya. (*)

Comment