Jembatan Sikabu Roboh, DPRD Jadwalkan Panggil Kontraktor

Lubuk Alung, Scientia — DPRD Padang Pariaman telah menjadwalkan akan memanggil Kontraktor, Konsultan Pengawas dan seluruh pihak terkait untuk meminta kronologis kejadian musibah kecelakaan kerja yang terjadi di Jembatan Sikabu, Kayu Gadang Nagari Lubuk Alung.

“Kami akan menyikapi masalah yang serius ini, karena menimpa masyarakat kita di Batang Anai,” ujar ketua DPRD, Arwinsyah.

“Kami berharap eksekutif menyikapi musibah ini sebagai suatu pelajaran, sehingga kita dapat mengevaluasi kembali bahwasanya setiap paket proyek yang sifatnya besar atau menengah manajemen SMK3 harus ada, karena ini menyangkut keselamatan para pekerja,” lanjutnya.

Menurut PP No. 50 Tahun 2012, SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Meskipun demikian, DPRD Padang Pariaman tetap mendorong agar pekerjaan proyek Jembatan Sikabu senilai 25 miliar tersebut tetap dilanjutkan hingga selesai. Karena Jembatan ini nantinya akan berfungsi sebagai jalur alternatif menuju venue utama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun ini.

Sebelumnya, Ketua DPRD bersama Wakil Ketua DPRD Risdianto, ST, Happy Neldi, Januar Bakri, Edirizal, Harpianda juga Sekwan Khairul Nizam dan Kabag Humas Anton Wira Tanjung juga telah mengunjungi korban kecelakaan kerja di RSUD Padang Pariaman dan memberikan sejumlah santunan berupa uang tunai.

“Kami dari DPRD Kabupaten Padang Pariaman turut berduka cita atas musibah ini, semoga luka yang diderita cepat sembuh dan dapat bekerja seperti semula lagi,” ujarnya.

Kecelakaan yang terjadi pada Selasa (02/06) sore itu menimbulkan korban sebanyak lima orang, dua diantaranya dirawat di RSUD Padang Pariaman, dua orang lagi di rujuk ke RSUP M. Djamil Padang karena mengalami retak tulang yang cukup parah, serta satu lagi meninggal dunia dan telah dipulangkan ke daerah asalnya ke Padang Sidempuan. (AKB/Rls)

Comment