oleh

ISPU Diatas 100, Kualitas Udara Payakumbuh Tidak Sehat

Scientia.id, Payakumbuh – Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh lakukan pengukuran kualitas udara di kota Payakumbuh sejak Senin (14/10) dengan sampel di Terminal Koto Nan Ampek setiap pukul 12.00 sampai 13.00 WIB.

“Kondisi udara setelah kita lakukan pengujian dari tanggal 14 Oktober sampai tadi siang (17/10) kondisinya sangat berfluktuasi. Tanggal 14 sebesar 130, tanggal 15 sebesar 139 , tanggal 16 sebesar 138 dan hari ini kita ukur pada posisi turun yakni sebesar 101,” jelas Dafrul Pasi, Kadis Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh saat dihubungi Scientia, Kamis (17/10) siang.

Hasil pengukuran itu, sambung Dafrul Pasi, menunjukkan kualitas udara Payakumbuh berada pada titik tidak sehat. Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Kepkapedal) KEP.107/1997, kualitas udara baik berada direntang Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) 1 – 50.

Dafrul menyampaikan bahwa kembalinya kabut asap menyelimuti Payakumbuh disebabkan masih terdapatnya 31 titik panas di Wilayah Sumatera. Hal ini dari data yang dilansir BMKG Koto Tabang.

” Dan hasil pengukuran kami yang turun naik dapat disebabkan oleh adanya hujan di Kota Payakumbuh seperti kondisi tadi malam, dan juga bisa disebabkan oleh pergerakan arah angin,” kata Dafrul.

Harapan kita sesuai dengan edaran walikota yg telah kita sampaikan yakni untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, dan kalau diperlukan untuk keluar rumah agar menggunakan masker. Kemudian kita himbau masyarakat untuk memperbanyak mengonsumsi air putih serta jangan melakukan pembakaran sampah karena dapat meningkatkan kondisi asap di daerah kita, sambung Dafrul sebelum menutup komunikasi. (wzr)

Komentar

Berita Lainnya