oleh

Penyakit Paru Misterius Jangkiti Pengguna Vape

Scientia.id – Sebanyak 530 orang pengguna rokok elektrik atau vape di Amerika Serikat dilaporkan mengalami penyakit paru-paru misterius. Dari jumlah tersebut delapan orang pasien telah meninggal dunia.

Dilansir dari BBC, Rabu (23/9/2019), fenomena ini pun mendorong beberapa negara bagian di AS untuk melarang semua jenis rokok elektrik. Karenanya, Badan Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) mulai mengumpulkan 120 sampel untuk diuji.

Gejala yang dilaporkan termasuk pneumonia parah, napas pendek, batuk-batuk, demam, dan kelelahan. Namun, yang paling mengerikan adalah kegagalan bernapas, yang membuat tubuh tidak bisa memecah oksigen dan menghasilkan karbon dioksida.

Sayang, hingga kini, para penyelidik di AS belum bisa menemukan penyebab pasti dari penyakit misterius ini. Apakah disebabkan oleh racun atau zat tertentu, atau karena penggunaan yang berlebihan?

Selagi penyebab sebenarnya dicari, para pakar kesehatan menyarankan kepada masyarakat untuk bermain aman dan tidak menggunakan rokok elektrik sama sekali.

Pasalnya, seperti diungkapkan oleh Susan Walley dari seksi pengendalian rokok di American Academy of Paediatrics, rokok elektrik dan vape adalah produk yang tergolong baru sehingga para dokter tidak tahu nasihat apa yang seharusnya diberikan. (TJ)

Komentar